Di dunia otomotif Jepang, Honda Integra Type R DC2 versi 2001 adalah simbol kemurnian berkendara. Sebagai penutup generasi kedua Integra yang legendaris, model ini dianggap sebagai salah satu mobil penggerak roda depan (FWD) terbaik yang pernah dibuat—baik dari sisi performa, pengendalian, maupun jiwa sport sejatinya.
Dirancang khusus oleh Honda Racing Division, Integra Type R DC2 bukan hanya varian “sport” biasa. Ia adalah mobil yang diracik dengan presisi tinggi untuk track use, namun tetap bisa dipakai harian. Tahun 2001 menjadi tahun terakhir produksi Integra DC2 di Jepang, menjadikannya semakin langka dan bernilai di mata para kolektor JDM.
Honda Integra DC2 memiliki tampilan khas mobil sport Jepang tahun 90-an: kompak, ringan, dan agresif. Varian Type R menampilkan bodykit aerodinamis, spoiler belakang besar, emblem merah Honda, serta pelek 15 inci ringan yang dibuat khusus oleh Enkei.
Salah satu ciri unik Integra DC2 versi JDM (Japan Domestic Market) adalah empat lampu bulat di bagian depan, memberikan kesan retro namun garang. Warna ikoniknya, seperti Championship White, menambah aura racing yang kental.
Meskipun terlihat sederhana dibanding mobil sport modern, desain Integra DC2 sangat fungsional: minim gimmick, maksimal performa.
Masuk ke kabin Integra Type R DC2, kamu akan langsung merasakan atmosfer mobil balap. Semua elemen difokuskan ke pengemudi, mulai dari:
Jok Recaro bucket seat
Setir Momo 3-spoke
Shift knob aluminium bawaan
Instrument cluster analog dengan redline tinggi
Material interior memang tidak mewah, tetapi sangat ergonomis. Tidak ada layar sentuh atau fitur canggih—hanya kemurnian antara pengemudi dan mesin. Inilah yang membuat pengalaman berkendara terasa nyata dan intim.
Salah satu daya tarik utama Integra DC2 Type R 2001 adalah mesin legendarisnya: B18C 1.8L DOHC VTEC, versi khusus JDM yang mampu menghasilkan hingga 200 PS (197 hp) pada 8.000 rpm.
Ciri khas mesin ini adalah:
Putaran tinggi hingga 8.400 rpm
VTEC aktif di atas 5.700 rpm, menghasilkan lonjakan tenaga yang signifikan
Throttle response instan dan halus
Tenaga linear dan memuaskan
Dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan close-ratio, mobil ini bisa melesat dari 0–100 km/jam dalam ±6,5 detik—angka yang luar biasa untuk mobil FWD NA (naturally aspirated) tahun 2001.
Integra DC2 Type R dirancang untuk menaklukkan tikungan, bukan sekadar lurusan. Sasisnya diperkuat, bodi dilas ulang di beberapa titik, dan bobotnya ditekan menjadi sekitar 1.080 kg—sangat ringan untuk mobil era 2000-an.
Fitur pendukung pengendalian:
Limited Slip Differential (LSD) helical
Suspensi double wishbone di depan dan belakang
Rem cakram ventilasi + kaliper besar
Distribusi bobot nyaris seimbang (60:40)
Saat diajak meliuk di tikungan, Integra DC2 terasa lincah, presisi, dan stabil. Tidak berlebihan jika banyak pembalap dan reviewer menyebutnya sebagai FWD terbaik sepanjang masa.
Raungan mesin B18C saat VTEC aktif benar-benar memacu adrenalin. Perubahan suara yang mendadak dari tenang menjadi galak membuat setiap perpindahan gigi terasa dramatis. Mobil ini memang tidak dibekali sound system mewah—karena suara mesinnya sendiri sudah cukup memuaskan telinga pengemudi.
Untuk ukuran mobil sport NA, konsumsi bahan bakarnya tergolong efisien: 10–12 km/l dalam pemakaian normal. Tangki bahan bakar berkapasitas 50 liter, cukup untuk perjalanan jauh atau penggunaan harian.
Bagasi belakang juga cukup lega untuk mobil coupe, dan kabinnya memiliki ruang yang cukup nyaman untuk dua penumpang depan.
Honda Integra Type R DC2 adalah salah satu mobil paling sering dimodifikasi dalam sejarah JDM. Mesin B18C kompatibel dengan berbagai upgrade: dari header racing, porting head, ECU tuning, hingga swap mesin K-series.
Komunitas Integra sangat luas, mulai dari Jepang, Amerika, hingga Indonesia. Suku cadang dan part aftermarket tersedia berlimpah, baik orisinal maupun replika.
Namun bagi kolektor, unit yang full stock (tanpa ubahan) jauh lebih bernilai dan banyak diburu.
Karena merupakan tahun produksi terakhir, Integra Type R DC2 versi 2001 sangat langka. Harga unit original dan terawat kini bisa mencapai:
Rp400–700 juta (unit JDM asli, kondisi mulus)
Rp200–300 juta (konversi lokal, mesin swap)
Nilai mobil ini cenderung terus naik setiap tahun, terutama jika masih dalam kondisi standar dengan dokumen lengkap.
Kelebihan:
✅ Mesin B18C VTEC legendaris
✅ Handling terbaik di kelas FWD
✅ Desain khas JDM era 90-an
✅ Ringan, responsif, dan cepat
✅ Potensi modifikasi besar
✅ Nilai investasi tinggi
Kekurangan:
❌ Fitur minim (tidak ada ABS/airbag di beberapa varian)
❌ Suspensi keras untuk harian
❌ Sulit menemukan unit orisinal
❌ Harga makin tinggi dari tahun ke tahun
2001 Honda Integra Type R DC2 adalah penutup yang sempurna dari era mobil sport murni Jepang. Mobil ini mewakili filosofi Honda: ringan, responsif, dan menyatu dengan pengemudi. Tidak ada turbo, tidak ada elektronik berlebih—hanya mesin VTEC yang merdu dan kemudi yang tajam.
Bagi penggemar JDM sejati, Integra DC2 bukan hanya mobil, tapi simbol kebebasan dan semangat balap jalanan. Meskipun sudah berumur lebih dari dua dekade, aura dan performanya tetap hidup. Dan mungkin, akan terus hidup selama mobil sport analog masih dihargai.