Nama Toyota Supra Turbo selalu menjadi ikon dalam dunia mobil sport Jepang. Meskipun Toyota telah menghentikan produksi resmi Supra MK4 pada tahun 2002, pada tahun 2006, mobil ini justru kembali bersinar di dunia modifikasi dan balap berkat ketangguhan mesin 2JZ-GTE Turbo.
Di tangan para tuner, Supra 2006 bukan sekadar mobil lawas — melainkan simbol performa ekstrem dan ketahanan teknologi Jepang yang tetap mampu menyaingi mobil-mobil sport modern.
Jantung dari 2006 Toyota Supra Turbo adalah mesin 2JZ-GTE 3.0 liter inline-six twin-turbocharged, mesin legendaris yang dikenal karena kekuatan strukturnya dan kemampuannya menahan tekanan besar.
Spesifikasi dasar dari mesin ini:
Kapasitas: 2.997 cc, 6 silinder segaris (inline-6)
Turbo: Twin Sequential Turbocharger
Tenaga standar: 276 hp (JDM) hingga 320 hp (USDM)
Torsi puncak: Sekitar 440 Nm
Namun pada tahun 2006, banyak Supra Turbo yang telah dimodifikasi:
Turbo single besar (Garrett GT42 atau HKS T51R) dengan boost tinggi.
Intercooler racing untuk pendinginan optimal.
ECU standalone seperti AEM atau Haltech untuk tuning presisi.
Hasilnya, tenaga Supra Turbo bisa menembus 600–1000 hp, tergantung konfigurasi.
Mesin 2JZ-GTE dikenal sebagai “The Unbreakable Engine”, karena blok besinya sangat kuat bahkan pada tekanan turbo ekstrem.
Dengan setup twin-turbo standar, Supra Turbo mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam sekitar 4,6 detik, dan kecepatan maksimum mencapai 250 km/jam (dibatasi elektronik).
Versi modifikasi di tahun 2006 bahkan mampu menembus 300 km/jam lebih, menjadikannya salah satu mobil legendaris di dunia drag race dan street performance.
Keseimbangan chassis yang presisi, suspensi independen double-wishbone, serta transmisi Getrag V160 6-percepatan manual membuat pengalaman berkendara Supra sangat responsif dan solid.
Desain Supra Turbo tetap menjadi salah satu yang paling dikenali di dunia otomotif.
Pada 2006, banyak pemilik Supra melakukan modifikasi gaya seperti:
Body kit VeilSide dan Top Secret, terinspirasi dari film Fast and Furious.
Velg ringan forged 18–19 inci dengan ban lebar performa tinggi.
Interior custom digital dengan panel gauge modern dan layar monitoring.
Kombinasi gaya 90-an dan teknologi 2000-an membuat Supra 2006 tampil sebagai mobil klasik yang tetap terlihat futuristik.
Supra Turbo dikenal luas dalam drag racing, drift, dan track racing.
Pada 2006, Supra sering menjadi pilihan utama dalam:
Ajang drag strip ¼ mil, dengan waktu tempuh di bawah 10 detik.
Kompetisi drift profesional di Jepang dan Amerika, berkat torsi besar dan penggerak roda belakang (RWD).
Dunia aftermarket tuning, karena ketersediaan suku cadang dan potensi modifikasi tak terbatas.
Komunitas Supra di seluruh dunia menjadikan 2006 sebagai era keemasan tuning — di mana Supra Turbo menjadi ikon modifikasi sejati.
Meski Toyota tidak lagi memproduksi Supra pada 2006, popularitas Supra Turbo justru menginspirasi kebangkitan Supra generasi kelima (GR Supra MK5) bertahun-tahun kemudian.
DNA mesin turbo 6 silinder tetap dipertahankan sebagai penghormatan terhadap 2JZ-GTE, yang menjadi jiwa dari Supra sejati.
2006 Toyota Supra Turbo bukanlah model resmi produksi pabrik, tetapi merupakan evolusi dari semangat Supra MK4 yang terus hidup di tangan para penggemarnya.
Dengan mesin 2JZ-GTE twin-turbo yang legendaris, performa luar biasa, dan desain abadi, Supra Turbo tetap menjadi ikon kecepatan yang disegani di seluruh dunia.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Pikaslot