Cover Image

2009 Toyota Supra MK5: Awal dari Kebangkitan Legenda Sportscar Jepang

October 18, 2025 - Reading time: 13 minutes

Sejak generasi keempatnya, Toyota Supra MK4, berhenti diproduksi pada awal 2000-an, dunia otomotif kehilangan salah satu ikon sportscar terbaik dari Jepang. Mesin 2JZ-GTE yang legendaris dan desain agresifnya membuat Supra menjadi simbol kecepatan dan performa sejati. Namun, di balik layar, Toyota tidak benar-benar berhenti bermimpi. Tahun 2009 menjadi titik awal kelahiran kembali sang legenda — fondasi bagi apa yang kelak dikenal sebagai Toyota Supra MK5.


1. Masa Transisi Setelah Supra MK4

Ketika Supra MK4 berhenti diproduksi pada tahun 2002, Toyota tidak langsung memiliki penerusnya. Di sisi lain, pasar sportscar mulai bergeser, dengan munculnya mobil-mobil baru seperti Nissan 370Z dan Mitsubishi Lancer Evolution. Toyota pada masa itu lebih fokus pada kendaraan efisien dan hybrid seperti Prius.

Namun, di kalangan penggemar, nama Supra terus hidup. Desakan dari komunitas dan meningkatnya minat terhadap sportscar klasik membuat Toyota mulai mempertimbangkan untuk membangkitkan kembali nama Supra. Tahun 2009 menjadi masa awal perencanaan dan riset untuk proyek Supra generasi kelima, yang nantinya dikenal dengan sebutan MK5 (A90).


2. Cikal Bakal Supra MK5: Konsep FT-HS

Pada tahun 2007, Toyota memperkenalkan konsep FT-HS (Future Toyota Hybrid Sports) — sebuah mobil sport dengan desain futuristik dan sistem hybrid performa tinggi. Meskipun belum disebut “Supra”, banyak yang menganggap FT-HS sebagai langkah awal menuju lahirnya Supra baru.

Konsep FT-HS menampilkan desain aerodinamis, atap rendah, kap mesin panjang, dan proporsi sportscar klasik yang kemudian menjadi ciri khas Supra MK5. Mesin yang digunakan adalah V6 hybrid yang menekankan efisiensi tanpa mengorbankan tenaga.

Pada 2009, Toyota terus menyempurnakan ide ini di balik layar, memadukan filosofi ramah lingkungan dengan performa tinggi. Dari sinilah lahir arah desain dan teknologi yang kelak digunakan pada Supra MK5.


3. Proyek Rahasia dan Kolaborasi dengan BMW

Meskipun pada 2009 belum ada bentuk fisik Supra MK5, Toyota sudah mulai menjalin kerja sama dengan BMW untuk mengembangkan platform sportscar baru. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan mobil sport yang efisien dari segi biaya namun tetap berperforma tinggi.

Hasil kerja sama tersebut melahirkan dua mobil berbeda:

  • Toyota Supra MK5 (A90)

  • BMW Z4 (G29)

Kolaborasi ini memungkinkan Supra menggunakan mesin inline-six turbo 3.0 liter buatan BMW — sebuah keputusan yang kontroversial di kalangan penggemar, tetapi terbukti efektif.

Mesin ini dikenal dengan kode B58, menghasilkan tenaga hingga 335–382 hp, tergantung varian. Kombinasi ini menawarkan performa luar biasa sekaligus efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik dibandingkan generasi lama.


4. Filosofi Gazoo Racing: “Born to Perform”

Pada masa 2009, Toyota juga tengah mengembangkan divisi Gazoo Racing (GR), yang fokus pada dunia motorsport dan kendaraan performa tinggi. Divisi inilah yang kemudian bertanggung jawab penuh atas pengembangan Supra MK5.

GR Supra dikembangkan dengan filosofi “Fun to Drive”, yang menekankan pengalaman berkendara murni — bukan hanya angka kecepatan. Mobil ini diuji langsung di sirkuit Nürburgring, Jerman, untuk memastikan stabilitas dan presisi handling di berbagai kondisi.

Dengan sasis ringan, pusat gravitasi rendah, dan distribusi bobot hampir sempurna 50:50, Supra MK5 berhasil mengembalikan semangat Supra sejati dalam versi modern.


5. Desain Eksterior: Modern tapi Masih Berjiwa Supra

Inspirasi desain Supra MK5 jelas terlihat dari konsep FT-1 yang dipamerkan pada tahun 2014, namun akar utamanya bisa ditelusuri hingga FT-HS 2009.
Bodi Toyota Supra MK5 menampilkan:

  • Kap mesin panjang khas grand tourer,

  • Lampu depan LED sipit,

  • Fenders besar dengan lekukan agresif,

  • Atap double-bubble yang terinspirasi dari mobil balap klasik.

Desain ini memadukan estetika futuristik dengan DNA sportscar Jepang yang kuat. Meskipun banyak elemen Eropa dari BMW, Supra tetap mempertahankan identitas khas Toyota melalui bentuk aerodinamis dan siluet yang menggoda.


The new Toyota Supra: it's finally here!

6. Interior: Kombinasi Kenyamanan dan Fungsionalitas Balap

Interior Supra MK5 menonjolkan filosofi driver-focused cockpit. Semua tombol dan kontrol diarahkan ke pengemudi untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih intuitif.

Beberapa fitur unggulan antara lain:

  • Layar infotainment 8,8 inci dengan sistem iDrive BMW,

  • Head-up display (HUD),

  • Jok bucket sport dengan kulit premium,

  • Sistem suara JBL 12-speaker,

  • Mode berkendara Sport dan Normal.

Walaupun menggunakan teknologi BMW, Toyota melakukan penyetelan ulang agar nuansa berkendaranya tetap seperti sportscar khas Jepang — lebih tajam, lebih komunikatif, dan lebih emosional.


7. Mesin dan Performa: Pewaris Kecepatan 2JZ

Mesin inline-six 3.0 liter turbo pada Supra MK5 menjadi simbol modernisasi dari mesin 2JZ legendaris.
Berikut spesifikasinya:

  • Mesin: 3.0L Turbocharged Inline-6 (B58)

  • Tenaga: 335–382 hp

  • Torsi: 495–500 Nm

  • Transmisi: Otomatis 8-percepatan

  • 0–100 km/jam: ±4,1 detik

Toyota juga menghadirkan versi 2.0L turbo (4-silinder) untuk pasar tertentu, memberikan opsi yang lebih ringan dan efisien.
Meskipun tidak menggunakan mesin buatan sendiri, Toyota melakukan tuning ulang terhadap sistem ECU, suspensi, dan transmisi untuk menghadirkan karakter khas Supra — agresif namun halus dikendalikan.


8. Pengaruh Supra 2009 terhadap Dunia Otomotif

Tahun 2009 menjadi masa awal kebangkitan sportscar Toyota. Dari sinilah lahir proyek-proyek performa seperti Toyota 86, Yaris GR, dan akhirnya GR Supra.
Era ini menunjukkan transformasi Toyota dari produsen mobil harian menjadi pabrikan yang kembali serius di dunia performa.

Kehadiran Supra MK5 kemudian memperkuat posisi Toyota di pasar global, menyaingi mobil-mobil seperti Nissan Z, Porsche Cayman, dan BMW M2. Banyak penggemar menyebut Supra MK5 sebagai “mobil nostalgia dengan jiwa modern.”


9. Kritik dan Pujian

Ketika Supra MK5 akhirnya diluncurkan pada 2019, banyak penggemar menganggapnya “terlalu Eropa” karena kolaborasi dengan BMW. Namun, setelah diuji, banyak yang mengakui bahwa Supra MK5 tetap mempertahankan karakter menyenangkan, handling presisi, dan tenaga besar yang menjadi ciri khas Supra sejati.

Dengan bobot ringan, sasis kaku, dan performa yang konsisten, mobil ini berhasil membungkam kritik. Toyota membuktikan bahwa Supra tidak harus 100% Jepang untuk tetap menjadi legenda.


Kesimpulan

2009 Toyota Supra MK5 adalah simbol dari fase kebangkitan — masa ketika Toyota mulai merancang jalan menuju era sportscar modern. Meskipun Supra generasi kelima baru diluncurkan satu dekade kemudian, akar ide dan konsepnya sudah terbentuk pada tahun itu.

Dengan menggabungkan desain agresif, performa tinggi, dan teknologi hasil kolaborasi, Supra MK5 berhasil meneruskan warisan besar yang ditinggalkan MK4.
Mobil ini bukan hanya penerus, tetapi penjelmaan baru dari semangat Supra — kuat, presisi, dan penuh emosi.

Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Fantastic4d

Kunjungi Juga