Dalam dunia mobil sport Jepang, nama Honda Integra Type R selalu menjadi legenda. Versi tahun 2001 dari mobil ini, yang dikenal sebagai Integra DC5 Type R, adalah evolusi terakhir dari seri Integra sebelum dihentikan produksinya. Dibekali mesin K20A dengan teknologi i-VTEC dan transmisi manual 6-percepatan, Integra Type R 2001 tidak hanya sekadar mobil cepat—ia adalah mahakarya teknik otomotif yang dibangun dengan satu tujuan: pengalaman berkendara murni.
Bagi para penggemar JDM, Integra Type R 2001 adalah simbol dari era terakhir kejayaan mobil sport analog: ringan, bertenaga, dan menyatu sepenuhnya dengan pengemudi. Artikel ini akan mengulas keunggulan, performa, dan warisan abadi dari mobil legendaris ini.
Honda Integra 2001 Type R tampil beda dibanding generasi sebelumnya (DC2). DC5 membawa desain yang lebih membulat, modern, dan aerodinamis. Body coupe 2 pintu ini tetap mempertahankan aura sport melalui:
Bodykit bawaan khas Type R
Spoiler belakang besar untuk downforce
Velg 17 inci alloy ringan
Lambang Type R dan badge merah khas Honda performa
Lampu depan model proyektor dan garis bodi bersih menampilkan kesan racing yang rapi tanpa harus terlihat terlalu mencolok. Mobil ini memadukan tampilan elegan dan performa dalam satu paket yang seimbang.
Masuk ke dalam kabin Integra Type R DC5, suasana langsung terasa “track-ready.” Honda mendesain interior ini dengan pendekatan minimalis namun fungsional. Fitur-fitur utamanya meliputi:
Jok Recaro bucket seat bawaan
Setir 3-spoke berbalut kulit
Shift knob aluminium khas Type R
Speedometer analog redline tinggi
Material kabin mungkin tak mewah, tapi semua tertata untuk memberikan kenyamanan dan kontrol penuh saat mengemudi agresif. Posisi duduk rendah, visibilitas baik, dan feedback setir yang langsung membuat pengemudi benar-benar menyatu dengan mobil.
Jantung dari Integra 2001 Type R adalah mesin legendaris K20A 2.0L DOHC i-VTEC. Di versi JDM (Japan Domestic Market), mesin ini menghasilkan 220 PS (sekitar 217 hp) pada 8.000 rpm, dengan torsi maksimum 206 Nm.
Yang membuat K20A spesial:
i-VTEC aktif di putaran atas untuk performa puncak
Redline tinggi di 8.400 rpm, menghasilkan sensasi “naik gunung” saat dipacu
Respons throttle instan, terutama di gigi rendah
Potensi modifikasi luar biasa besar
Dipadukan dengan transmisi manual 6-percepatan close-ratio, Integra Type R memberikan akselerasi halus dan cepat. Transmisi ini terkenal karena perpindahan giginya yang presisi dan pendek, cocok untuk balapan maupun penggunaan harian.
Integra Type R DC5 disebut-sebut sebagai salah satu mobil FWD dengan pengendalian terbaik yang pernah dibuat. Kombinasi sasis kaku, suspensi sport-tuned, serta sistem Limited Slip Differential (LSD) menjadikan mobil ini stabil, presisi, dan menyenangkan dikendalikan.
Beberapa fitur performa penting:
Suspensi depan MacPherson strut, belakang double wishbone
Rem cakram ventilasi di semua roda
Bobot hanya ±1.200 kg
Distribusi bobot optimal untuk kestabilan tinggi
Saat diajak menaklukkan tikungan, Integra Type R seolah menempel di aspal. Feedback kemudi sangat alami, dengan kontrol penuh tanpa intervensi elektronik yang mengganggu.
Tak hanya cepat, Integra Type R juga menghadirkan sensasi emosional. Suara raungan mesin K20A di atas 6.000 rpm begitu merdu di telinga penggemar otomotif. Ketika i-VTEC aktif, karakter suara berubah drastis: lebih agresif, galak, dan menggoda untuk terus digas.
Setiap perpindahan gigi, setiap tikungan yang dilalui, memberi rasa kepuasan yang sulit dicari di mobil modern masa kini. Inilah esensi Type R: tidak hanya tentang kecepatan, tapi juga perasaan.
Untuk mobil berperforma tinggi, konsumsi bahan bakar Integra Type R cukup bersahabat. Dalam kondisi normal, konsumsi BBM berkisar antara 9–12 km/l, tergantung gaya berkendara. Dengan tangki 50 liter, mobil ini bisa digunakan harian tanpa terlalu sering mengisi bahan bakar.
Meskipun suspensinya cenderung keras dan kabin cukup bising di kecepatan tinggi, masih banyak pengguna yang menjadikan Integra Type R sebagai mobil harian karena handling dan efisiensinya.
Honda Integra 2001 Type R sangat digemari para modifikator. Banyak yang melakukan upgrade intake, exhaust, ECU tuning, coilover suspensi, hingga turbocharging. Namun, bagi para kolektor, kondisi original full stock justru paling bernilai tinggi.
Komunitas Integra di seluruh dunia sangat aktif, termasuk di Indonesia. Suku cadang masih bisa ditemukan, terutama lewat importir JDM atau marketplace khusus. Beberapa parts bisa juga diadaptasi dari Civic atau Accord, karena platform-nya masih saling terkait.
Seiring usianya yang makin langka, harga Integra Type R 2001 semakin melambung. Di pasar Jepang dan Inggris, unit orisinal dengan kondisi terawat bisa menyentuh Rp400–700 juta atau lebih, tergantung kelangkaan dan keaslian.
Bagi kolektor JDM, mobil ini kini masuk kategori “investment car” — makin tua, makin langka, makin mahal. Nilainya diprediksi terus naik karena tidak akan ada lagi Type R murni seperti ini di masa depan.
Kelebihan:
✅ Mesin K20A bertenaga dan responsif
✅ Transmisi manual 6-speed sangat presisi
✅ Pengendalian FWD terbaik di kelasnya
✅ Desain coupe sporty yang tak lekang waktu
✅ Potensi modifikasi sangat luas
✅ Nilai kolektor tinggi dan terus naik
Kekurangan:
❌ Tidak banyak fitur modern (infotainment, safety assist)
❌ Suspensi keras untuk harian
❌ Harga tinggi dan sulit menemukan unit asli
❌ Konsumsi BBM boros saat agresif
Honda Integra 2001 Type R bukan hanya mobil, tapi simbol. Ia adalah representasi terbaik dari mobil sport era analog: ringan, tajam, dan mengutamakan koneksi pengemudi. Mobil ini mengajarkan bahwa kecepatan bukan segalanya—rasa adalah kunci.
Bagi penggemar JDM sejati atau siapa pun yang ingin merasakan pengalaman berkendara tanpa filter, Integra Type R adalah pilihan sempurna. Meski sudah berusia lebih dari 20 tahun, aura dan performanya tetap menyala, seolah berkata: “Aku belum selesai.”