Mitsubishi Pajero adalah SUV legendaris yang dikenal dengan ketangguhan dan kemampuannya menjelajah berbagai medan ekstrem. Salah satu varian mesin yang paling ikonik dan masih banyak dibicarakan hingga kini adalah mesin 4M40, yang digunakan pada Pajero generasi kedua. Mesin diesel ini menjadi simbol kekuatan dan keandalan Mitsubishi di era 1990-an dan awal 2000-an. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai spesifikasi, keunggulan, dan karakteristik dari mesin 4M40.
Mesin 4M40 adalah mesin diesel berteknologi direct injection yang digunakan pada Mitsubishi Pajero, terutama pada varian Pajero Gen 2 (tahun produksi 1993–2000-an). Berikut spesifikasinya:
Tipe Mesin: 4 silinder segaris, SOHC, 8 katup
Kapasitas: 2.835 cc (2.8L)
Sistem Bahan Bakar: Direct Injection (mechanical pump)
Turbocharger: Ya, tersedia pada varian turbo intercooler
Tenaga Maksimum: Sekitar 123–140 PS pada 4.000 rpm (tergantung versi)
Torsi Maksimum: 294 Nm pada 2.000 rpm
Mesin ini dipasangkan dengan transmisi manual maupun otomatis dan digunakan dalam penggerak 4WD yang kuat untuk kebutuhan off-road.
Karakteristik mesin diesel 4M40 sangat cocok untuk kendaraan 4x4 seperti Pajero. Torsi besar pada RPM rendah menjadikannya ideal untuk menanjak, melintasi lumpur, pasir, atau medan berat lainnya.
Mesin 4M40 dikenal sebagai "mesin sejuta kilometer" karena daya tahannya. Dengan perawatan yang baik, mesin ini bisa bertahan puluhan tahun tanpa overhaul besar. Komponen mesinnya kokoh dan minim kerusakan serius.
Berbeda dari mesin modern yang banyak menggunakan elektronik, 4M40 masih menggunakan pompa injeksi mekanis, membuatnya mudah diservis di berbagai daerah, bahkan di tempat terpencil yang tidak memiliki alat scan modern.
Torsi tinggi memungkinkan Pajero bermesin 4M40 untuk menarik beban berat seperti trailer, perahu, atau perlengkapan ekspedisi tanpa kesulitan berarti.

Walaupun terkenal tangguh, mesin ini juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan:
Konsumsi BBM Lebih Boros dibandingkan mesin diesel modern dengan sistem common-rail.
Suara Mesin Kasar dan Getaran Besar, hal umum pada mesin diesel lama yang tidak sehalus mesin generasi baru.
Emisi Tidak Ramah Lingkungan, karena belum memenuhi standar Euro tinggi. Mesin ini masih menghasilkan asap hitam jika tidak dirawat dengan baik.
Usia Mesin Sudah Tua, artinya unit yang tersedia di pasaran saat ini adalah bekas, dan kondisi tergantung pada perawatan pemilik sebelumnya.
Mesin 4M40 juga sering menjadi pilihan modifikasi atau engine swap untuk kendaraan off-road karena ketersediaan spare part yang cukup luas. Beberapa pengguna melakukan peningkatan dengan:
Menambahkan intercooler aftermarket untuk menstabilkan suhu udara masuk.
Mengganti turbo dengan ukuran lebih besar untuk performa ekstra.
Remap pompa injeksi untuk meningkatkan suplai bahan bakar.
Namun demikian, penting untuk tetap memperhatikan pendinginan mesin dan tidak berlebihan dalam modifikasi karena bisa mengurangi keawetan mesin.
Mesin Mitsubishi 4M40 adalah simbol dari ketangguhan mesin diesel era 90-an yang hingga kini masih digunakan dan dihargai di kalangan pecinta SUV dan off-roader. Kombinasi antara kekuatan, keandalan, dan kemudahan perawatan membuatnya tetap relevan, terutama di daerah yang membutuhkan kendaraan kerja keras. Walaupun tidak seefisien atau sehalus mesin modern, 4M40 tetap menjadi pilihan bagi mereka yang mengutamakan kekuatan dan keawetan di atas segalanya.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : ether777