Pada awal dekade 1990-an, Mercedes-Benz menghadirkan salah satu model yang hingga kini masih dikenang sebagai ikon ketangguhan dan kemewahan: Mercedes-Benz E200 1991. Mobil ini merupakan bagian dari generasi W124, yang dikenal luas karena kualitas rancang bangunnya yang luar biasa, kenyamanan khas Mercedes, serta desain elegan yang tak lekang oleh waktu.
Meski sudah lebih dari tiga dekade berlalu sejak peluncurannya, E200 tetap memiliki tempat istimewa di hati para penggemar mobil klasik. Banyak yang menyebutnya sebagai “Mercedes terakhir yang dibuat dengan filosofi ketahanan seumur hidup.”
Mercedes-Benz E200 1991 menampilkan desain yang sederhana namun berkelas. Garis bodinya tegas dengan lekukan minimalis khas era 1990-an. Gril depan dengan logo bintang tiga Mercedes berdiri tegak di atas kap mesin, memberikan aura prestise yang kuat.
Mobil ini dibangun dengan proporsi sempurna — panjang, lebar, namun tetap proporsional. Bodi W124 dikenal sangat kokoh, terbuat dari baja tebal yang memberikan rasa aman dan solid saat dikendarai. Selain itu, sistem aerodinamisnya dirancang dengan teliti, menjadikan E200 salah satu sedan paling stabil di jalan raya pada masanya.
Lampu depan ganda dengan desain kotak serta lampu belakang lebar memberikan kesan klasik yang hingga kini masih terlihat elegan. Banyak pecinta otomotif yang menganggap desain W124, termasuk E200, sebagai salah satu rancangan paling abadi dalam sejarah Mercedes-Benz.
Masuk ke dalam kabin, E200 menyajikan suasana yang hangat dan nyaman. Interiornya didominasi material kulit, kayu, dan plastik berkualitas tinggi yang dirancang untuk bertahan lama. Dasbornya memiliki tata letak sederhana, tetapi semua tombol dan tuas terasa presisi khas buatan Jerman.
Kursinya empuk dan ergonomis, memberikan kenyamanan maksimal untuk perjalanan jauh. Suspensinya disetel lembut namun tetap stabil, menjadikan E200 sebagai salah satu sedan paling nyaman di kelasnya.
Meskipun mobil ini diluncurkan lebih dari 30 tahun lalu, fitur-fiturnya sudah tergolong canggih untuk zamannya, seperti:
Power window dan power steering
AC otomatis dua zona
Sistem audio premium bawaan
Headrest belakang dan seatbelt tiga titik untuk semua penumpang
Semua itu menegaskan bahwa Mercedes-Benz sejak dulu berfokus pada kenyamanan dan keselamatan pengemudi serta penumpangnya.
Mercedes-Benz E200 1991 dibekali mesin 2.0 liter 4-silinder SOHC yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 118 hp dengan torsi maksimal 170 Nm. Mesin ini dikenal sangat halus, responsif, dan efisien untuk ukuran sedan E-Class pada masa itu.
E200 tersedia dalam versi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan, keduanya memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan tenang. Meskipun akselerasinya tidak secepat varian E280 atau E300, performanya cukup bertenaga untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Selain itu, konsumsi bahan bakarnya terbilang irit untuk mobil E-Class era 1990-an. Mesin 2.0 liternya mampu berjalan efisien berkat sistem injeksi bahan bakar Bosch KE-Jetronic yang menjadi standar tinggi di dunia otomotif kala itu.
Salah satu keunggulan terbesar dari E200 adalah stabilitas dan kenyamanan suspensinya. Mercedes-Benz menggunakan sistem suspensi independen dengan desain multilink di bagian belakang, yang memberikan kombinasi sempurna antara kenyamanan dan pengendalian.
Mobil ini terasa mantap di kecepatan tinggi dan tetap stabil saat melibas tikungan tajam. Bobot kemudi terasa pas — tidak terlalu berat, namun tetap memberi umpan balik yang akurat kepada pengemudi.
Banyak penggemar Mercedes klasik menyebut E200 sebagai mobil “yang bisa dikendarai setiap hari tanpa kehilangan rasa mewahnya.” Ia tidak hanya elegan di tampilan, tapi juga tangguh di jalan.
Di awal 1990-an, Mercedes-Benz sudah terkenal sebagai pionir dalam fitur keselamatan kendaraan. E200 1991 dilengkapi berbagai fitur keamanan pasif dan aktif yang tergolong maju di masanya, antara lain:
Anti-lock Braking System (ABS)
Sabuk pengaman pretensioner
Struktur bodi tahan benturan (crumple zone)
Airbag (opsional di beberapa varian)
Desain bodinya yang kuat dan sistem pengereman yang presisi menjadikan E200 sangat aman untuk digunakan, baik di perkotaan maupun perjalanan jauh.
Hingga kini, Mercedes-Benz E200 1991 masih sangat diminati oleh kolektor maupun pengguna harian. Banyak unit yang masih beroperasi dengan performa prima, bukti nyata ketahanan dan kualitas pembuatan Mercedes-Benz di era tersebut.
Mobil ini juga relatif mudah dirawat karena ketersediaan suku cadangnya yang melimpah dan mesin yang terkenal kuat. Tidak sedikit penggemar otomotif yang menyebut E200 sebagai “mobil sejuta mil” karena daya tahannya yang luar biasa.
Di pasar mobil klasik, harga E200 terus meningkat, terutama untuk unit yang masih orisinal dengan kondisi interior dan eksterior terawat. Selain sebagai kendaraan, mobil ini juga menjadi investasi jangka panjang bagi para kolektor.
Mercedes-Benz E200 1991 adalah contoh nyata dari bagaimana pabrikan Jerman menciptakan mobil dengan standar teknik dan kualitas tanpa kompromi. Desainnya elegan, mesinnya efisien, kenyamanannya luar biasa, dan keandalannya terbukti hingga puluhan tahun kemudian.
E200 bukan hanya sekadar kendaraan, melainkan warisan otomotif yang merepresentasikan puncak kejayaan Mercedes-Benz di awal 1990-an. Hingga kini, mobil ini tetap menjadi simbol kemewahan klasik dan bukti nyata bahwa kualitas sejati tidak lekang oleh waktu.