Nama Toyota Supra selalu identik dengan performa tinggi, desain sporty, dan statusnya sebagai ikon otomotif dunia. Generasi keempat Supra, yang dikenal sebagai A80, menjadi mobil yang mendefinisikan era 1990-an hingga awal 2000-an.
Salah satu tahun paling berkesan dari generasi ini adalah Toyota Supra 2001, model yang menandai akhir dari kejayaan Supra klasik sebelum vakum panjang hingga kelahirannya kembali pada tahun 2019.
Meskipun produksi Supra 2001 terbatas dan hanya tersedia di beberapa pasar seperti Jepang dan Amerika Serikat, mobil ini tetap menjadi simbol puncak dari teknologi dan rekayasa Toyota di zamannya.
Toyota Supra pertama kali diperkenalkan pada tahun 1978 sebagai versi sport dari Toyota Celica. Namun, seiring waktu, Supra berkembang menjadi mobil performa murni dengan identitasnya sendiri.
Generasi keempat, Toyota Supra MK4 (A80), diluncurkan pada tahun 1993 dan diproduksi hingga 2002.
Model tahun 2001 termasuk dalam fase akhir produksi, menjadikannya versi paling matang dari Supra klasik, baik dari sisi desain, fitur, maupun performa.
Toyota Supra 2001 mempertahankan desain khas A80 yang aerodinamis dan agresif. Mobil ini memiliki bentuk lekuk tubuh yang halus namun berotot, menunjukkan karakter sebagai mobil sport sejati.
Beberapa elemen desain ikonik:
Lampu depan bulat ganda dengan kesan tajam dan futuristik.
Spoiler besar di belakang yang tidak hanya mempercantik tampilan tetapi juga meningkatkan downforce.
Hood panjang dan atap rendah, memberikan proporsi ideal untuk performa tinggi.
Velg alloy 17 inci dengan desain khas era 2000-an yang mendukung gaya sporty.
Dengan koefisien drag rendah (sekitar 0,31 Cd), desain Supra bukan hanya untuk gaya, tapi juga efisiensi aerodinamis di kecepatan tinggi.
Masuk ke kabin Toyota Supra 2001, nuansa mobil sport sejati langsung terasa. Desain interiornya berorientasi pada pengemudi — seluruh konsol tengah sedikit miring ke arah kursi pengemudi, memberikan rasa fokus dan kendali penuh.
Fitur interior utama:
Kursi bucket kulit dengan dukungan samping yang kuat.
Panel instrumen analog dengan tachometer besar di tengah.
Sistem audio premium (pada beberapa varian terdapat sistem buatan JBL).
Material berkualitas tinggi yang tetap terasa solid meski usianya sudah dua dekade lebih.
Kabin Supra tidak hanya mengedepankan performa, tetapi juga kenyamanan, menjadikannya tetap cocok digunakan untuk perjalanan jauh maupun harian.
Bagian paling terkenal dari Toyota Supra 2001 tentu saja adalah mesinnya. Model ini menggunakan mesin 2JZ-GTE, mesin inline-six 3.0 liter dengan twin-turbocharger yang menjadi legenda di dunia otomotif.
Spesifikasi Mesin:
Tipe: 3.0L Inline-6 Twin Turbo (2JZ-GTE)
Tenaga: ± 276 hp (JDM version) / hingga 320 hp (USDM version)
Torsi: 431 Nm
Transmisi: Manual 6-percepatan Getrag V160 atau otomatis 4-percepatan
Penggerak: RWD (Rear-Wheel Drive)
Mesin 2JZ dikenal sangat tahan banting dan mudah ditingkatkan performanya. Banyak penggemar dan tuner mampu menaikkan tenaga Supra hingga 600-1000 hp hanya dengan modifikasi turbo dan sistem bahan bakar yang tepat.
Akselerasi 0–100 km/jam bisa ditempuh dalam waktu sekitar 4,6 detik, menjadikannya salah satu mobil tercepat pada masanya.
Meski berasal dari awal 2000-an, Supra 2001 sudah dibekali beberapa teknologi canggih untuk era tersebut:
ABS (Anti-lock Braking System)
Traction Control System (TRC)
Active Spoiler (pada beberapa varian)
Suspensi independen ganda (double wishbone) di semua roda untuk handling maksimal.
Teknologi ini memberikan Supra kombinasi ideal antara stabilitas, traksi, dan kenyamanan berkendara — baik di jalan raya maupun di lintasan balap.
Toyota Supra 2001 menawarkan sensasi berkendara yang murni dan bertenaga.
Setiap putaran mesin terasa responsif, dan suara khas 2JZ-GTE memberikan karakter unik yang disukai para penggemar mobil sport.
Transmisi manual 6-percepatan Getrag menjadi favorit karena perpindahan giginya presisi dan kuat. Sementara sistem suspensinya membuat mobil tetap stabil bahkan pada kecepatan tinggi.
Dengan setup RWD dan bobot seimbang (50:50), Supra memberikan kontrol penuh di tikungan. Tak heran jika mobil ini sering digunakan dalam ajang drag race, drifting, maupun time attack.
Popularitas Toyota Supra melonjak drastis berkat film legendaris “The Fast and The Furious” (2001), di mana mendiang Paul Walker mengendarai Supra oranye miliknya yang legendaris.
Film tersebut menjadikan Supra sebagai ikon mobil tuner Jepang dan simbol kecepatan di dunia otomotif global.
Selain di film, Supra juga dikenal luas di dunia video game seperti Gran Turismo, Need for Speed, dan Forza Horizon, memperkuat statusnya sebagai salah satu mobil sport paling ikonik sepanjang masa.
Karena produksinya terbatas dan reputasinya yang legendaris, harga Toyota Supra 2001 kini melonjak tajam di pasar mobil kolektor.
Unit dengan kondisi original dan transmisi manual bisa dijual lebih dari US$100.000 (sekitar Rp1,6 miliar), tergantung kondisi dan kelengkapan dokumen.
Khusus di Jepang dan Amerika, Supra 2001 sering dianggap sebagai “holy grail” di kalangan penggemar JDM (Japanese Domestic Market) karena merupakan salah satu Supra terakhir sebelum produksi dihentikan.
Toyota Supra 2001 bukan sekadar mobil — ia adalah karya teknik, simbol budaya, dan legenda otomotif yang abadi. Dengan mesin 2JZ-GTE yang legendaris, desain sporty yang tak lekang oleh waktu, serta performa yang masih mengesankan hingga hari ini, Supra tetap menjadi benchmark bagi mobil sport modern.
Lebih dari dua dekade berlalu, Supra 2001 tetap dikenang bukan hanya karena kecepatannya, tapi karena jiwa dan karakter yang dimilikinya — sesuatu yang jarang ditemukan pada mobil modern masa kini.
Bagi para pecinta otomotif, memiliki Supra bukan hanya soal performa, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah kehebatan teknik Jepang yang sesungguhnya.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Elloslot