Dalam dunia otomotif, hanya sedikit mobil yang mampu meninggalkan jejak sekuat Toyota Supra MK4. Meski produksi resminya berakhir pada tahun 2002, hingga tahun 2007, Supra generasi keempat ini masih menjadi ikon di dunia balap, modifikasi, dan budaya pop. Supra MK4 2007 bukan sekadar mobil sport, tetapi simbol kecepatan, ketangguhan, dan karya teknik terbaik dari Toyota yang tetap relevan bahkan puluhan tahun kemudian.
Toyota Supra MK4, atau dikenal juga sebagai A80 Supra, diperkenalkan pertama kali pada tahun 1993. Mobil ini menjadi generasi keempat dari lini Supra dan dianggap sebagai puncak kejayaan Toyota dalam merancang mobil sport bertenaga besar.
Di tahun 2007, Supra MK4 tidak lagi diproduksi secara resmi. Namun, karena performanya yang luar biasa dan popularitas globalnya, banyak unit yang masih beredar dan menjadi incaran kolektor maupun penggemar modifikasi. Tahun 2007 justru menjadi masa di mana Supra mencapai status legendaris, terutama setelah kemunculannya dalam film Fast & Furious (2001) yang melambungkan citranya sebagai mobil jalanan tercepat.
Meski dirancang di awal 1990-an, desain Toyota Supra MK4 tetap terlihat modern bahkan di tahun 2007. Bentuk bodinya yang aerodinamis dan berotot menampilkan perpaduan antara keindahan dan kekuatan.
Ciri khas utama desain Supra MK4:
Lampu depan bulat ganda yang menjadi identitas visual kuat.
Spoiler besar di bagian belakang yang meningkatkan kestabilan pada kecepatan tinggi.
Kapasitas dua pintu coupe dengan garis bodi melengkung indah.
Lubang udara besar dan bumper depan agresif, menambah kesan sport dan performa tinggi.
Bagian interiornya didesain dengan fokus pada pengemudi (driver-oriented cockpit). Semua tombol dan instrumen mengarah ke sisi pengemudi, memberi kesan layaknya mobil balap profesional.
Tidak ada pembahasan tentang Supra yang lengkap tanpa menyebut mesin 2JZ-GTE — salah satu mesin paling ikonik dalam sejarah otomotif. Mesin 3.0L inline-6 twin-turbo ini dikenal karena kemampuannya menghasilkan tenaga besar sekaligus daya tahan yang luar biasa.
Mesin: 3.0L Inline-6 Twin Turbo (2JZ-GTE)
Tenaga: 276 hp (JDM) – 320 hp (USDM)
Torsi Maksimum: 431 Nm
Transmisi: Manual 6-percepatan Getrag V160 / Otomatis 4-percepatan
Sistem Penggerak: RWD (Rear-Wheel Drive)
Akselerasi 0–100 km/jam: ± 4,9 detik
Top Speed: 250 km/jam (dibatasi)
Kehebatan mesin 2JZ tidak berhenti di angka pabrikan. Dengan sedikit modifikasi, mesin ini mampu menembus lebih dari 1000 horsepower — menjadikannya favorit di kalangan tuner dan pembalap drag race.
Untuk mobil yang dirilis di awal 90-an, teknologi yang dibenamkan pada Supra MK4 sangat maju dan tetap relevan pada tahun 2007:
Sequential Twin Turbo System
Sistem turbo ganda yang bekerja bertahap: turbo pertama aktif di putaran rendah untuk respons cepat, sementara turbo kedua menyala di putaran tinggi untuk tenaga maksimal.
Traction Control System (TRC)
Membantu menjaga traksi roda belakang agar tetap stabil saat akselerasi ekstrem.
ABS dan Limited Slip Differential (LSD)
Menjamin stabilitas serta kontrol yang presisi di berbagai kondisi jalan.
Desain Aerodinamis dengan Downforce Tinggi
Struktur bodi diuji di terowongan angin untuk memastikan keseimbangan antara kecepatan dan stabilitas.
Teknologi tersebut menjadikan Supra MK4 sangat unggul di lintasan maupun di jalan raya — kombinasi sempurna antara tenaga, kontrol, dan keandalan.

Interior Toyota Supra MK4 menampilkan nuansa sporty namun ergonomis. Kursi bucket memberikan dukungan maksimal untuk pengemudi, sementara posisi kemudi rendah menciptakan sensasi layaknya mengendarai mobil balap.
Fitur interior mencakup:
Panel instrumen analog yang responsif
AC otomatis dan sistem audio premium
Power window serta pengaturan kursi elektrik
Walaupun fokus utamanya adalah performa, Supra tetap menawarkan kenyamanan yang cukup baik untuk penggunaan harian.
Tahun 2007 menjadi masa kejayaan Supra dalam budaya populer. Mobil ini muncul di berbagai media, mulai dari video game seperti Gran Turismo dan Need for Speed, hingga film Hollywood seperti The Fast and the Furious, di mana Supra oranye milik Brian O’Conner (Paul Walker) menjadi simbol kecepatan jalanan.
Efek budaya ini membuat Supra MK4 menjadi salah satu mobil paling dicari di dunia. Bahkan, harga pasarannya melonjak drastis di tahun 2007 karena permintaan yang tinggi dari kolektor dan penggemar tuning.
Salah satu alasan utama mengapa Toyota Supra MK4 tetap digandrungi hingga 2007 adalah kemudahan modifikasi mesinnya.
Beberapa jenis modifikasi populer antara lain:
Upgrade Turbo Tunggal (Single Turbo Conversion) untuk efisiensi daya besar.
ECU Remapping untuk meningkatkan respon mesin.
Suspensi Adjustable dan sistem pengereman Brembo untuk performa balap.
Bodykit Veilside atau TRD untuk tampilan yang lebih agresif.
Dengan modifikasi yang tepat, Supra MK4 bisa bersaing dengan mobil super modern seperti Nissan GT-R atau bahkan Lamborghini dalam hal akselerasi.
Pada tahun 2007, Toyota Supra MK4 sudah menjadi barang langka. Versi manual dengan mesin 2JZ-GTE orisinal sangat diburu oleh penggemar otomotif global. Harganya bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan versi otomatis atau mesin non-turbo.
Kini, Supra MK4 dalam kondisi mint (asli pabrikan) bisa mencapai harga lebih dari 100.000 dolar AS, menjadikannya salah satu mobil Jepang paling bernilai tinggi sepanjang masa.
Toyota Supra MK4 2007 bukan hanya mobil sport, tetapi sebuah legenda hidup. Dengan desain yang abadi, mesin 2JZ-GTE yang tak tertandingi, serta kehadirannya yang kuat di dunia budaya pop dan motorsport, Supra tetap menjadi simbol puncak performa otomotif Jepang.
Meski tidak diproduksi secara resmi pada 2007, semangat dan pamor Supra MK4 justru semakin bersinar. Ia bukan sekadar kendaraan, melainkan ikon yang menginspirasi generasi baru penggemar mobil sport di seluruh dunia.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Elloslot