Toyota Supra MK4 merupakan salah satu mobil paling ikonik dalam sejarah otomotif dunia, terutama di kalangan penggemar JDM (Japanese Domestic Market). Meskipun generasi keempat Supra (A80) sebenarnya berhenti diproduksi pada tahun 2002, popularitas dan pengaruhnya tidak pernah pudar. Bahkan pada tahun 2014, Supra MK4 tetap menjadi pusat perhatian — bukan karena model baru, melainkan karena reputasinya sebagai mobil sport legendaris yang tak tergantikan.
Tahun 2014 menandai masa di mana dunia otomotif kembali berbicara tentang Supra. Banyak penggemar, tuner, dan produsen aftermarket masih mengembangkan teknologi baru untuk Supra MK4, menjadikannya seperti mobil yang hidup kembali di tengah era mobil modern.
Toyota Supra MK4 pertama kali diluncurkan pada tahun 1993 dan langsung mengubah peta mobil sport dunia. Dengan desain khas, mesin tangguh, serta potensi modifikasi tanpa batas, Supra menjadi simbol performa dan kebebasan.
Menjelang 2014, meskipun sudah lebih dari satu dekade berhenti diproduksi, Supra MK4 tetap menjadi primadona di berbagai event otomotif, balap drag, drifting, hingga koleksi pribadi. Banyak penggemar yang menyebut tahun 2014 sebagai era “reborn JDM legend”, karena Supra kembali populer di media, game, dan film seperti Fast & Furious yang makin mengangkat pamornya.
Keabadian Supra MK4 bukan hanya soal nostalgia, tapi juga karena kualitas teknik dan desainnya yang masih relevan bahkan di era modern.
Salah satu daya tarik utama Supra MK4 adalah desain bodinya. Bentuknya aerodinamis dengan garis-garis membulat yang memberi kesan elegan sekaligus agresif. Di tahun 2014, desain ini dianggap sebagai perpaduan sempurna antara gaya klasik dan performa fungsional.
Beberapa ciri khas yang membuat Supra MK4 tetap ikonik di mata penggemar otomotif meliputi:
Lampu depan bulat ganda, memberikan tampilan tajam namun elegan.
Spoiler besar di belakang, menjadi simbol kecepatan dan kestabilan.
Bodi lebar dan rendah, memberikan kesan kokoh dan sporty.
Kap mesin panjang dan garis atap melengkung, ciri khas mobil GT sejati.
Desain Supra MK4 begitu timeless sehingga banyak pembuat body kit modern pada 2014 masih terinspirasi dari gaya klasiknya, seperti model VeilSide, Top Secret, hingga Ridox.

Tidak bisa berbicara tentang Supra tanpa menyebut mesin 2JZ-GTE, jantung dari semua ketangguhan MK4. Mesin 3.0 liter inline-six twin-turbo ini menghasilkan tenaga 276 hp (standar Jepang), tetapi dengan sedikit modifikasi bisa menembus 1.000 hp atau lebih — bukti kehebatan teknik Toyota.
Pada 2014, banyak tuner di seluruh dunia masih menggunakan Supra MK4 sebagai basis proyek modifikasi ekstrem. Mesin 2JZ dianggap sebagai “mesin dewa” karena daya tahannya luar biasa dan kemampuannya menerima tenaga besar tanpa perlu mengganti banyak komponen internal.
Beberapa alasan mengapa 2JZ-GTE begitu dihormati:
Blok besi cor yang kuat dan tahan tekanan tinggi.
Turbo ganda yang bisa di-upgrade dengan mudah.
Potensi tuning hingga ribuan tenaga kuda.
Suara khas mesin 6 silinder yang halus namun bertenaga.
Bahkan di era mesin turbo modern 2014, performa 2JZ-GTE masih menjadi standar emas di dunia tuning.
Meski berasal dari awal 1990-an, Toyota Supra MK4 punya teknologi yang sangat maju untuk masanya — dan tetap relevan pada 2014. Beberapa fitur canggih yang masih diapresiasi hingga kini meliputi:
Sequential Twin-Turbo System: dua turbo yang bekerja bertahap untuk memberikan respons cepat dan tenaga besar.
Sistem distribusi bobot hampir sempurna (50:50): membuat handling stabil di kecepatan tinggi.
Transmisi 6-percepatan Getrag V160: dikenal sangat kuat, menjadi favorit para pembalap drag.
Sistem suspensi double wishbone: memastikan kenyamanan dan presisi di tikungan.
Dengan kombinasi teknologi tersebut, Supra MK4 mampu mencapai 0–100 km/jam dalam sekitar 4,6 detik, menjadikannya setara dengan supercar modern di 2014.
Pada 2014, komunitas Supra global mengalami kebangkitan besar. Di berbagai negara termasuk Jepang, Amerika, dan Indonesia, banyak acara “JDM Meet” dan “Supra Reunion” diadakan untuk merayakan warisan mobil ini.
Media sosial dan platform video juga berperan besar dalam membangkitkan kembali popularitas Supra MK4. Ribuan video modifikasi, drag race, dan review Supra bermunculan di YouTube. Bahkan banyak pemilik Supra yang memamerkan hasil restorasi total agar mobil mereka tampil seperti baru keluar dari pabrik.
Toyota pun menyadari hal ini dan mulai membangun kembali citra sport mereka, yang akhirnya melahirkan proyek baru Toyota GR Supra (A90) beberapa tahun kemudian. Dengan kata lain, kebangkitan Supra GR tidak akan mungkin terjadi tanpa semangat komunitas Supra MK4 yang tetap hidup hingga 2014.
Supra MK4 bukan hanya mobil, tetapi juga ikon budaya otomotif. Di tahun 2014, nilainya di pasar mobil bekas mulai melonjak drastis. Unit dengan kondisi orisinal bahkan dihargai lebih tinggi daripada banyak mobil sport baru.
Supra juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal dunia modifikasi dan balap. Mesin 2JZ menjadi bahan ajar bagi para mekanik muda, sementara desain Supra terus menginspirasi mobil-mobil sport generasi berikutnya.
Beberapa pabrikan lain pun mengakui bahwa mereka belajar banyak dari filosofi Supra MK4 — yaitu kombinasi antara daya tahan, tenaga, dan kesenangan berkendara.
Toyota Supra MK4 2014 bukanlah mobil baru, tetapi semangat dan pengaruhnya tetap hidup kuat di dunia otomotif. Tahun ini menandai titik di mana legenda JDM itu kembali bersinar, didorong oleh komunitas, media, dan teknologi modifikasi modern.
Desain aerodinamis, mesin 2JZ-GTE yang abadi, serta filosofi “pure driving pleasure” membuat Supra MK4 tetap menjadi tolok ukur mobil sport sejati. Tak heran jika hingga kini, mobil ini disebut sebagai “The Legend Never Dies”.
Toyota Supra MK4 bukan hanya warisan otomotif, tetapi juga simbol dari kesempurnaan teknik, keindahan desain, dan semangat balap yang tak lekang oleh waktu. Tahun 2014 menjadi bukti nyata bahwa legenda sejati tidak pernah hilang — hanya menunggu saat yang tepat untuk bersinar kembali.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Bos5000