Cover Image

Eksplorasi Teknologi Engine TDR pada Suzuki Ertiga: Performa Lebih Maksimal untuk Mobil Keluarga

August 6, 2025 Reading time: 7 minutes

Suzuki Ertiga dikenal sebagai mobil keluarga yang mengedepankan kenyamanan, efisiensi bahan bakar, dan harga yang terjangkau. Namun, bagi sebagian pengguna yang menginginkan performa lebih agresif dan responsif, modifikasi mesin menjadi solusi menarik. Salah satu opsi yang sering digunakan adalah peningkatan performa dengan komponen dari TDR (Top Development Racing), merek aftermarket yang dikenal dengan berbagai teknologi peningkat performa mesin.

Artikel ini akan membahas bagaimana teknologi TDR Engine diterapkan pada Suzuki Ertiga, apa saja komponennya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap performa kendaraan sehari-hari.


Apa Itu TDR (Top Development Racing)?

TDR adalah perusahaan aftermarket otomotif yang memproduksi berbagai komponen performa untuk sepeda motor dan mobil. Produk TDR dikenal karena kualitas tinggi dan pengaruh nyata terhadap peningkatan performa kendaraan. Merek ini populer di kalangan pecinta modifikasi karena menawarkan part racing dan high-performance yang tetap mempertahankan aspek keandalan.

Pada kendaraan seperti Suzuki Ertiga, teknologi TDR biasanya diterapkan untuk engine tuning, peningkatan sistem pembakaran, dan sistem udara serta pembuangan.


Aplikasi Komponen TDR pada Mesin Ertiga

Penggunaan teknologi TDR pada mesin Ertiga tidak berarti mengganti mesin sepenuhnya, melainkan melakukan upgrade pada komponen penting untuk meningkatkan performa. Berikut beberapa komponen TDR yang umum digunakan:

1. TDR High Performance Air Filter

Filter udara TDR memungkinkan aliran udara lebih besar dan bersih masuk ke ruang bakar, meningkatkan pembakaran dan respons akselerasi. Dibanding filter standar, produk ini memiliki daya tahan lebih lama dan performa lebih tinggi.

2. TDR Iridium Spark Plug

Busi iridium TDR memberikan percikan api yang lebih stabil dan kuat, sehingga meningkatkan efisiensi pembakaran bahan bakar. Efeknya adalah peningkatan torsi, tenaga, dan efisiensi BBM.

3. TDR Performance Ignition Coil

Koil pengapian TDR mampu menghantarkan tegangan listrik lebih tinggi, membuat sistem pembakaran lebih optimal dan mendukung akselerasi lebih cepat.

4. TDR Piggyback ECU atau Remap ECU

Bagi pengguna yang ingin peningkatan signifikan, pengaturan ulang ECU (Electronic Control Unit) atau penggunaan piggyback TDR bisa meningkatkan respons gas, kurva torsi, dan power output mesin Ertiga tanpa mengorbankan keandalan mesin.

5. TDR Exhaust System (Optional)

Untuk mendukung keluaran tenaga, knalpot performa dari TDR juga tersedia. Sistem ini mengurangi hambatan pembuangan gas dan memberikan suara yang lebih sporty.


2020 Suzuki Ertiga 1.5L GL A/T | New Car Buyer's Guide

Dampak Peningkatan Engine TDR pada Ertiga

Kelebihan:

  • Peningkatan Performa: Tarikan lebih responsif, cocok untuk pengguna yang sering berkendara di medan menanjak atau membawa beban penuh.

  • Konsumsi BBM Tetap Efisien: Dengan tuning yang tepat, efisiensi bahan bakar tetap bisa dipertahankan atau bahkan meningkat.

  • Lebih Fun to Drive: Mobil keluarga seperti Ertiga jadi lebih menyenangkan untuk dikendarai tanpa harus mengganti model sport.

  • Komponen Plug and Play: Sebagian besar komponen TDR bisa dipasang tanpa perlu modifikasi besar.

Catatan Penting:

  • Garansi Pabrikan Bisa Gugur: Beberapa komponen aftermarket bisa membatalkan garansi resmi dari Suzuki.

  • Butuh Tuning Profesional: Agar hasil optimal dan aman, instalasi sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman di bidang tuning.

  • Legalitas Knalpot dan Emisi: Penggantian knalpot harus memperhatikan regulasi emisi dan kebisingan di wilayah setempat.


Kesimpulan

Menggunakan komponen engine TDR pada Suzuki Ertiga adalah pilihan menarik bagi pengguna yang ingin meningkatkan performa tanpa mengorbankan fungsi utama mobil sebagai kendaraan keluarga. Dengan peningkatan pada sistem udara, pengapian, dan ECU, Ertiga bisa menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan bertenaga. Namun, perlu dilakukan secara cermat dan profesional agar tetap aman dan legal.

Bagi pecinta modifikasi ringan maupun yang serius, TDR menawarkan solusi peningkatan performa yang seimbang antara kecepatan dan keandalan.

Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : canduan188


Cover Image

Performa dan Efisiensi Mesin Suzuki Ertiga Diesel: Pilihan Irit Berteknologi Hybrid

August 6, 2025 Reading time: 7 minutes

Suzuki Ertiga dikenal sebagai salah satu mobil keluarga (MPV) yang populer di Indonesia, terutama karena kenyamanan, efisiensi, dan nilai ekonomisnya. Selain varian bensin, Suzuki juga sempat meluncurkan varian Ertiga Diesel yang menarik perhatian publik karena menghadirkan kombinasi mesin diesel hemat bahan bakar dan teknologi hybrid ringan. Artikel ini akan membahas teknologi dan karakteristik dari engine Ertiga Diesel, serta keunggulan dan tantangan yang menyertainya.


Mesin Diesel D13A: Efisien dan Tangguh

Suzuki Ertiga Diesel menggunakan mesin berkode D13A, yaitu mesin diesel berkapasitas 1.3 liter (1.248 cc) dengan konfigurasi 4 silinder segaris dan 16 katup. Mesin ini menggunakan sistem turbocharged common-rail direct injection (DDiS), yang membuat pembakaran lebih efisien dan menghasilkan tenaga optimal dengan emisi yang lebih bersih.

Mesin D13A menghasilkan tenaga maksimal sekitar 89 PS pada 4.000 rpm dan torsi puncak 200 Nm pada 1.750 rpm, angka yang sangat memadai untuk kendaraan MPV berpenggerak roda depan. Torsi besar di putaran rendah merupakan keunggulan mesin diesel, membuatnya sangat responsif saat digunakan di jalan menanjak atau saat membawa beban penuh.


Teknologi SHVS: Smart Hybrid Vehicle by Suzuki

Salah satu fitur paling menonjol pada Ertiga Diesel adalah penggunaan sistem SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki). Ini adalah teknologi hybrid ringan (mild hybrid) yang menggabungkan mesin diesel dengan motor starter-generator yang berfungsi sebagai pendukung akselerasi dan sistem start-stop otomatis.

Komponen SHVS terdiri dari:

  • ISG (Integrated Starter Generator): berfungsi sebagai motor listrik untuk membantu akselerasi dan mengisi ulang baterai.

  • Lithium-ion Battery: menyimpan energi saat pengereman (regenerative braking) dan digunakan untuk membantu saat akselerasi.

  • Idle Start-Stop: secara otomatis mematikan mesin saat kendaraan berhenti, lalu menyalakannya kembali ketika pedal kopling ditekan.

Dengan kombinasi mesin diesel dan teknologi hybrid ringan ini, konsumsi bahan bakar Ertiga Diesel menjadi sangat efisien, bahkan bisa mencapai 22–24 km/liter dalam kondisi ideal.


Maruti Suzuki Ertiga Tour M Price and Features - Taxi Segment Ertiga

Keunggulan Ertiga Diesel

  1. Efisiensi BBM Sangat Baik
    Mesin diesel dan teknologi SHVS menjadikan Ertiga Diesel salah satu MPV paling irit di kelasnya.

  2. Torsi Besar di Putaran Rendah
    Ideal untuk penggunaan di medan berat atau saat membawa banyak penumpang dan barang.

  3. Ramah Lingkungan
    Emisi lebih rendah dibandingkan mesin diesel konvensional berkat sistem common-rail dan teknologi hybrid.

  4. Fitur Lengkap dan Fungsional
    Selain mesin, varian diesel Ertiga juga dilengkapi fitur modern seperti dual airbag, ABS + EBD, AC digital, dan MID informatif.


Kekurangan dan Tantangan

Meski unggul di efisiensi, Ertiga Diesel memiliki beberapa keterbatasan:

  • Hanya Tersedia Transmisi Manual
    Varian diesel tidak menyediakan opsi transmisi otomatis, yang bisa jadi kekurangan bagi pengguna perkotaan.

  • Suara Mesin Lebih Kasar
    Seperti umumnya mesin diesel, suara yang dihasilkan lebih bising dibandingkan mesin bensin.

  • Harga Spare Part Lebih Mahal
    Komponen diesel dan sistem SHVS memiliki harga yang relatif lebih tinggi dibanding versi bensin.

  • Sudah Tidak Dipasarkan di Indonesia
    Karena permintaan yang rendah dan fokus Suzuki terhadap varian bensin, Ertiga Diesel kini sudah tidak lagi dijual secara resmi di pasar Indonesia.


Kesimpulan

Suzuki Ertiga Diesel merupakan varian MPV yang inovatif dengan kombinasi mesin diesel turbo dan sistem hybrid ringan SHVS. Kendaraan ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi, torsi yang kuat, serta teknologi ramah lingkungan. Meski sudah tidak lagi diproduksi untuk pasar Indonesia, Ertiga Diesel tetap menjadi pilihan menarik di pasar mobil bekas, terutama bagi mereka yang mengutamakan efisiensi dan performa dalam satu paket keluarga yang nyaman.

Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : elloslot


Cover Image

Mengenal Teknologi Mesin Suzuki Ertiga Hybrid: Efisien, Ramah Lingkungan, dan Siap Hadapi Masa Depan

August 6, 2025 Reading time: 13 minutes

Dalam menghadapi era otomotif ramah lingkungan, banyak pabrikan mobil mulai mengadopsi teknologi elektrifikasi. Suzuki pun tak ingin ketinggalan. Salah satu buktinya adalah kehadiran Suzuki Ertiga Hybrid, mobil keluarga yang kini hadir dengan sistem mesin hybrid yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Teknologi ini memberikan kombinasi sempurna antara performa, efisiensi bahan bakar, dan pengurangan emisi gas buang.

Lantas, seperti apa sebenarnya teknologi mesin yang digunakan pada Ertiga Hybrid? Mari kita bahas lebih dalam.


Konsep Mesin Hybrid Suzuki Ertiga

Suzuki Ertiga Hybrid menggunakan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Teknologi ini berbeda dari sistem hybrid konvensional seperti milik Toyota atau Honda. SHVS merupakan sistem hybrid ringan atau mild hybrid yang bekerja dengan menggabungkan mesin bensin dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion.

Sistem ini tidak sepenuhnya menggerakkan mobil dengan tenaga listrik, melainkan mendukung kerja mesin bensin agar lebih efisien dalam kondisi tertentu, seperti saat akselerasi, deselerasi, atau saat fitur idle start-stop aktif.


Spesifikasi Mesin Suzuki Ertiga Hybrid

Mesin utama yang digunakan adalah mesin K15B dengan konfigurasi:

  • Tipe Mesin: 4 silinder segaris, 16 katup, DOHC, VVT

  • Kapasitas Mesin: 1.462 cc

  • Tenaga Maksimal: 104,7 PS @ 6.000 rpm

  • Torsi Maksimal: 138 Nm @ 4.400 rpm

Sedangkan untuk sistem hybrid-nya, berikut komponennya:

  • ISG (Integrated Starter Generator): Berfungsi sebagai motor dan alternator untuk membantu akselerasi dan regenerasi energi saat deselerasi.

  • Baterai Lithium-Ion: Menyimpan energi listrik yang dihasilkan dari pengereman regeneratif dan digunakan saat dibutuhkan.

  • Idle Start-Stop System: Mematikan mesin otomatis saat berhenti dan menyalakan kembali saat pedal gas diinjak, menghemat bahan bakar saat kemacetan.


Cara Kerja Mesin Ertiga Hybrid

Teknologi hybrid ringan pada Ertiga bekerja dalam tiga kondisi utama:

  1. Saat Mobil Berhenti:
    Sistem Idle Start-Stop aktif. Mesin mati otomatis untuk menghemat bahan bakar. Saat pengemudi melepas rem (versi AT) atau menginjak kopling (versi MT), mesin langsung menyala kembali dengan bantuan ISG.

  2. Saat Akselerasi:
    ISG memberikan tambahan tenaga listrik untuk membantu kerja mesin bensin, sehingga konsumsi bahan bakar lebih hemat dan emisi lebih rendah.

  3. Saat Deselerasi atau Pengereman:
    Energi kinetik diubah menjadi energi listrik dan disimpan ke dalam baterai melalui proses regenerative braking.


Keunggulan Mesin Hybrid Suzuki Ertiga

1. Lebih Irit Bahan Bakar

Berkat dukungan ISG dan baterai, kerja mesin bensin lebih efisien. Dalam pengujian WLTP, konsumsi bahan bakar Ertiga Hybrid diklaim bisa mencapai 16-20 km/liter, tergantung kondisi jalan dan gaya mengemudi.

2. Emisi Lebih Rendah

Penggunaan teknologi hybrid ringan membantu mengurangi emisi karbon, mendukung program pemerintah menuju kendaraan ramah lingkungan.

3. Performa Halus dan Responsif

Meski menggunakan sistem mild hybrid, bantuan torsi dari ISG saat akselerasi membuat perpindahan tenaga terasa lebih halus, terutama saat start awal atau akselerasi mendadak.

4. Tidak Perlu Cas Eksternal

Berbeda dengan mobil listrik atau plug-in hybrid, baterai di Ertiga Hybrid tidak perlu diisi ulang manual. Energi baterai diisi otomatis saat mobil melambat atau mengerem.

suzuki-ertiga-smart-hybrid-engine | AutonetMagz :: Review Mobil dan Motor  Baru Indonesia


Perbedaan Mesin Ertiga Hybrid vs Ertiga Biasa

Fitur Ertiga Biasa (K15B) Ertiga Hybrid (K15B + ISG)
Jenis Mesin Bensin konvensional Mild Hybrid (SHVS)
Sistem Elektrifikasi Tidak ada Ada (ISG + Baterai Li-ion)
Idle Start-Stop Tidak ada Ada
Konsumsi BBM ± 14 km/liter ± 18 km/liter
Emisi Lebih tinggi Lebih rendah
Harga Lebih murah Sedikit lebih mahal

Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

Meski membawa sejumlah keunggulan, teknologi mesin Ertiga Hybrid juga memiliki beberapa keterbatasan:

  • Tambahan Bobot: Komponen ISG dan baterai menambah berat mobil, meski tidak signifikan.

  • Biaya Perawatan Tambahan: Walau tidak terlalu kompleks, sistem hybrid tetap memerlukan perhatian khusus terutama pada bagian baterai.

  • Bukan Full Hybrid: Teknologi SHVS tidak memungkinkan mobil berjalan hanya dengan tenaga listrik, berbeda dengan hybrid murni seperti Toyota Prius.


Kesimpulan

Mesin Suzuki Ertiga Hybrid menghadirkan solusi cerdas di tengah kebutuhan akan kendaraan hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Dengan teknologi SHVS, mobil ini menawarkan efisiensi yang lebih baik tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan berkendara.

Meskipun belum sekompleks mobil hybrid murni, kehadiran mesin K15B yang dikombinasikan dengan ISG dan baterai lithium-ion sudah menjadi langkah besar bagi Suzuki dalam menghadirkan mobil keluarga masa depan. Bagi Anda yang mencari mobil hemat BBM, nyaman, dan lebih peduli lingkungan, Suzuki Ertiga Hybrid adalah pilihan yang sangat layak dipertimbangkan.

Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : iron4d


Cover Image

Engine Mount Toyota RAV4 2008: Komponen Kecil, Peran Besar

August 5, 2025 Reading time: 10 minutes

Toyota RAV4 2008 merupakan SUV menengah yang populer karena kenyamanan, performa, dan keandalannya. Salah satu komponen penting dalam menunjang kenyamanan berkendara adalah engine mount. Meski ukurannya relatif kecil, perannya dalam menjaga kestabilan mesin dan mengurangi getaran sangat vital. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang engine mount pada Toyota RAV4 2008, mulai dari fungsi, posisi, tanda-tanda kerusakan, hingga tips perawatan.


🔧 Fungsi Engine Mount

Engine mount (dudukan mesin) berfungsi sebagai penyangga mesin di dalam ruang mesin. RAV4 2008 umumnya memiliki 3 hingga 4 engine mount, tergantung jenis mesin dan transmisi. Fungsi utamanya meliputi:

  1. Menopang Berat Mesin dan Transmisi

    • Menjaga mesin tetap pada posisinya saat kendaraan diam maupun bergerak.

  2. Menyerap Getaran dan Guncangan

    • Karet di dalam engine mount berfungsi untuk meredam getaran dari mesin agar tidak terasa hingga ke kabin.

  3. Mengurangi Kebisingan

    • Engine mount yang masih baik membantu membuat kabin tetap senyap.

  4. Menstabilkan Mesin

    • Mencegah mesin bergerak berlebihan saat akselerasi, deselerasi, atau saat perpindahan gigi.


⚙️ Jenis & Posisi Engine Mount pada RAV4 2008

Toyota RAV4 2008 tersedia dalam beberapa varian mesin, di antaranya:

  • 2.4L 4 silinder (2AZ-FE)

  • 3.5L V6 (2GR-FE)

Engine mount pada RAV4 2008 biasanya terdiri dari:

  1. Right Engine Mount (kanan) – Umumnya dudukan utama mesin

  2. Left Transmission Mount (kiri) – Menahan sisi transmisi

  3. Rear Mount (belakang) – Meredam torsi saat akselerasi/deselerasi

  4. Front Mount (jika ada) – Tambahan untuk mengontrol gerakan mesin

Tiap mount dirancang khusus menyesuaikan dengan torsi dan getaran yang dihasilkan oleh masing-masing tipe mesin.


4pcs Motor Mounts Set Kit for 06-08 Toyota Rav4 Rav 4-2.4L 4-Cylinder 4WD  AWD Auto Automatic Transmission - 2006 2007 2008 Engine Mounts, Engine  Mounts - Amazon Canada

🚨 Tanda-Tanda Engine Mount RAV4 2008 Rusak

Engine mount dapat aus atau rusak akibat usia, getaran ekstrem, atau paparan panas dan cairan mesin. Tanda-tandanya antara lain:

  1. Getaran Berlebihan di Kabin

    • Terutama saat idle atau mesin baru dinyalakan.

  2. Bunyi “dug” atau “gluduk” saat akselerasi atau pindah gigi

    • Disebabkan mesin bergerak terlalu bebas akibat mount longgar atau pecah.

  3. Mesin Tampak Bergoyang

    • Saat diperiksa di ruang mesin, mesin tampak bergeser saat digas atau direm.

  4. Respons Gas Kasar

    • Perpindahan tenaga tidak halus, terasa seperti hentakan kecil.


🔧 Perawatan & Penggantian Engine Mount

Engine mount tidak memiliki interval penggantian tetap, namun umumnya bertahan hingga 80.000–120.000 km tergantung kondisi penggunaan. Berikut tips perawatannya:

  • Hindari akselerasi atau deselerasi mendadak
    Gerakan ekstrem mempercepat keausan mount.

  • Periksa jika ada getaran tidak normal
    Jangan abaikan gejala awal kerusakan.

  • Gunakan engine mount berkualitas
    Disarankan memakai OEM (Original Equipment Manufacturer) atau merek aftermarket terpercaya.

  • Lakukan penggantian secara profesional
    Salah posisi pemasangan bisa membuat mount cepat rusak kembali.


Kesimpulan

Meski kecil, engine mount Toyota RAV4 2008 memegang peranan besar dalam menjaga kenyamanan dan kestabilan kendaraan. Gejala kerusakan seperti getaran dan bunyi tidak normal harus segera direspons agar tidak merembet ke komponen lain.

Dengan perawatan yang tepat dan penggunaan komponen berkualitas, engine mount dapat bertahan lama dan menjaga performa mesin tetap optimal. Jika Anda menggunakan RAV4 2008 dan mulai merasakan gejala tidak nyaman saat berkendara, memeriksa kondisi engine mount bisa jadi solusi awal yang efektif.

Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : toto855


Cover Image

Engine Mount Toyota RAV4 2002: Fungsi, Ciri Kerusakan, dan Tips Perawatan

August 5, 2025 Reading time: 12 minutes

Toyota RAV4 2002 adalah salah satu SUV kompak yang cukup populer di masanya berkat desain tangguh, kabin lega, dan performa mesin yang stabil. Salah satu komponen penting dalam kenyamanan dan kestabilan mesin mobil ini adalah engine mount. Meski sering luput dari perhatian, engine mount punya peran vital dalam meredam getaran mesin dan menjaga posisi mesin tetap stabil di ruang mesin.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang fungsi, tanda-tanda kerusakan, dan tips perawatan engine mount pada Toyota RAV4 2002.


Apa Itu Engine Mount?

Engine mount atau dudukan mesin adalah komponen yang berfungsi sebagai penyangga mesin di dalam ruang mesin mobil. Fungsinya tidak hanya menahan berat mesin, tetapi juga menyerap getaran dan hentakan yang timbul saat mesin bekerja, sehingga tidak langsung terasa di kabin.

Toyota RAV4 2002 umumnya menggunakan 3 hingga 4 engine mount tergantung variannya, dan terbuat dari kombinasi logam dan karet. Karet di dalamnya berfungsi sebagai peredam getaran utama.


Fungsi Engine Mount pada RAV4 2002

  1. Menahan Mesin Tetap di Tempat

    • Mencegah pergeseran posisi mesin saat akselerasi, pengereman, atau berkendara di medan kasar.

  2. Meredam Getaran

    • Mengisolasi getaran mesin agar tidak terasa hingga ke kabin.

  3. Mengurangi Kebisingan

    • Karet pada engine mount juga meredam suara mesin, membuat kabin lebih senyap.

  4. Menjaga Komponen Lain Tetap Stabil

    • Engine mount membantu melindungi bagian lain seperti transmisi, knalpot, dan sistem kelistrikan dari stres akibat pergerakan mesin.


Ciri-Ciri Engine Mount RAV4 2002 yang Rusak

Seiring waktu dan pemakaian, karet pada engine mount bisa mengeras, retak, atau robek. Berikut tanda-tanda kerusakan yang bisa Anda perhatikan:

  1. Getaran Berlebihan di Kabin

    • Salah satu ciri paling umum. Getaran bisa terasa saat idle atau saat mobil mulai melaju.

  2. Bunyi “dug” atau “jedug” saat pindah gigi atau akselerasi

    • Ini terjadi karena mesin bergerak lebih banyak dari biasanya akibat engine mount yang longgar atau rusak.

  3. Perpindahan Mesin Terlihat

    • Jika diperiksa, posisi mesin bisa tampak agak miring atau bergeser.

  4. Kerusakan Tambahan pada Komponen Sekitar

    • Engine mount yang rusak bisa menyebabkan tekanan berlebih pada transmisi atau pipa knalpot.


Jenis-Jenis Engine Mount di Toyota RAV4 2002

Beberapa posisi engine mount yang umum pada RAV4 2002 antara lain:

  • Front Engine Mount (depan)

  • Rear Engine Mount (belakang)

  • Transmission Mount (samping transmisi)

  • Right Engine Mount (kanan) – biasanya utama

Setiap mount memiliki bentuk dan tugas yang sedikit berbeda. Saat mengganti, sebaiknya menggunakan OEM (Original Equipment Manufacturer) atau merek aftermarket terpercaya agar tahan lama.


S0014 Fits 2004-2005 Toyota Rav4 2.4L Front Right Engine Motor Mount A4291

Tips Merawat dan Mengganti Engine Mount RAV4 2002

  1. Periksa Secara Berkala

    • Setiap 50.000–80.000 km, engine mount perlu dicek apakah masih dalam kondisi baik.

  2. Ganti Jika Sudah Retak atau Robek

    • Jangan menunggu sampai terasa tidak nyaman. Engine mount rusak bisa merusak komponen lain.

  3. Gunakan Komponen Berkualitas

    • Hindari produk murah yang kualitas karetnya buruk karena akan cepat rusak kembali.

  4. Pemasangan di Bengkel Profesional

    • Pemasangan yang kurang tepat bisa menyebabkan posisi mesin tidak seimbang.


Estimasi Biaya Penggantian

Harga engine mount RAV4 2002 bervariasi tergantung lokasi dan merek:

  • Engine mount OEM Toyota: Rp700.000 – Rp1.500.000 per buah

  • Engine mount aftermarket: Rp400.000 – Rp800.000 per buah

  • Biaya jasa pemasangan: Rp200.000 – Rp500.000 per titik

Mengganti semua mount biasanya memerlukan waktu 2–4 jam di bengkel umum.


Kesimpulan

Engine mount Toyota RAV4 2002 memang bukan komponen yang sering diganti, namun perannya sangat penting dalam kenyamanan dan stabilitas mobil. Jika Anda mulai merasakan getaran berlebihan atau bunyi tidak normal saat berkendara, segera periksa kondisi engine mount Anda.

Dengan perawatan yang baik dan pemilihan komponen berkualitas, RAV4 2002 Anda akan tetap nyaman dan awet digunakan untuk jangka panjang.

Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : ether777


Cover Image

Mengenal Mesin Honda Brio 2014 TRD: Efisien, Responsif, dan Bergaya Sporty

August 5, 2025 Reading time: 10 minutes

Honda Brio dikenal sebagai city car andalan yang lincah dan irit bahan bakar. Di tahun 2014, PT Honda Prospect Motor tidak secara resmi mengeluarkan varian Brio TRD seperti halnya Toyota dengan TRD Sportivo. Namun, banyak pengguna dan modifikator yang memberi sentuhan TRD look pada Honda Brio 2014, khususnya dalam hal tampilan eksterior dan body kit. Meski tampak lebih sporty, basis performa mobil tetap menggunakan mesin standar Honda Brio 1.2L i-VTEC.

Berikut adalah ulasan lengkap tentang mesin Honda Brio 2014 yang dimodifikasi dengan gaya TRD, baik dari sisi spesifikasi, performa, hingga potensi modifikasi ringan untuk mendukung tampilan dan performanya.


Spesifikasi Mesin Honda Brio 2014

Varian Brio 2014 baik transmisi manual maupun otomatis menggunakan mesin yang sama, yakni:

  • Tipe Mesin: 1.2L SOHC i-VTEC, 4 silinder segaris

  • Kapasitas Silinder: 1.198 cc

  • Tenaga Maksimal: 88 PS (sekitar 86-88 hp) @ 6.000 rpm

  • Torsi Maksimal: 109 Nm @ 4.500 rpm

  • Sistem Injeksi: PGM-FI (Programmed Fuel Injection)

  • Transmisi: 5-percepatan manual / 5-percepatan otomatis

  • Penggerak: FWD (Front Wheel Drive)

Teknologi i-VTEC yang ditanamkan pada mesin ini membantu mobil tetap irit namun responsif saat digunakan di dalam kota.


Apa Itu Brio 2014 TRD?

Meski secara resmi Honda tidak mengeluarkan trim “TRD” untuk Brio, banyak pemilik Brio 2014 melakukan modifikasi dengan:

  • Body kit bergaya TRD

  • Sticker atau emblem TRD Sportivo

  • Velg sporty dan lowering kit

  • Knalpot racing ringan

  • Filter udara performa tinggi

Namun, perlu dicatat bahwa mesinnya tetap mengusung spesifikasi bawaan pabrik, yaitu mesin 1.2L i-VTEC tanpa turbo.


Performa Mesin Brio 2014 TRD Look

Meskipun tidak ada ubahan besar pada dapur pacu, Brio 2014 versi TRD look tetap menawarkan performa yang:

  • Responsif di putaran rendah-menengah

  • Stabil saat diajak bermanuver di kecepatan sedang

  • Irit bahan bakar (sekitar 14-20 km/liter tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara)

Bagi pengguna yang menginginkan sentuhan lebih sporty, modifikasi ringan seperti open filter, header custom, atau ECU piggyback bisa dilakukan. Namun perlu diingat, ubahan ini sebaiknya dilakukan oleh bengkel terpercaya agar tetap aman dan efisien.

Kode Mesin Brio CBU, Panduan Lengkap untuk Pemilik dan Teknisi - Hondaisme


Kelebihan Mesin Brio 2014

  1. Irit Bahan Bakar – Cocok untuk penggunaan dalam kota dan harian.

  2. Tenaga Cukup untuk Kelasnya – Tidak berlebihan tapi memadai untuk city driving.

  3. Mudah Dimodifikasi – Banyak part aftermarket tersedia.

  4. Mudah Perawatan – Mesin i-VTEC terkenal bandel dan minim masalah.


Potensi Upgrade Mesin Honda Brio TRD Look

Jika ingin sedikit meningkatkan performa mesin Brio 2014 agar sejalan dengan tampilannya yang sporty, berikut beberapa opsi ringan:

  • Ganti filter udara ke model performance (ferro atau K&N)

  • Pasang knalpot free-flow atau header racing

  • Remap ECU ringan untuk respons gas lebih baik

  • Gunakan oli performa tinggi dan busi iridium

Meski upgrade ini tidak secara drastis menambah tenaga, namun cukup meningkatkan respons mesin dan pengalaman berkendara.


Kesimpulan

Honda Brio 2014 dengan tampilan TRD style merupakan pilihan menarik bagi pengemudi muda atau pencinta gaya sporty yang menginginkan city car irit namun tetap stylish. Meskipun mesinnya tidak berubah dari versi standar, kombinasi teknologi i-VTEC dan bobot ringan membuatnya tetap menyenangkan untuk dikendarai.

Jika ingin menyelaraskan tampilan sporty dengan sedikit peningkatan performa, modifikasi ringan seperti filter udara, knalpot, atau ECU remap bisa jadi pilihan. Namun, menjaga keandalan mesin tetap menjadi prioritas, mengingat Brio 2014 sudah terbukti awet dan hemat biaya operasional.

Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : canduan188


Kunjungi Juga