Ketika berbicara tentang mobil sport legendaris, nama Toyota Supra selalu muncul di urutan teratas. Mobil ini bukan sekadar kendaraan performa tinggi, tetapi simbol dari inovasi, kekuatan, dan kecintaan Toyota terhadap dunia otomotif.
Pada tahun 2010, Toyota kembali menarik perhatian dunia dengan hadirnya Toyota Supra GT 2010, sebuah versi yang membawa semangat Gran Turismo (GT) sejati — performa balap di lintasan yang bisa dinikmati di jalan raya.
Toyota Supra GT 2010 tampil dengan desain yang sangat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya.
Konsep aerodinamis fungsional menjadi fokus utama, di mana setiap lekukan dan garis bodi bukan hanya untuk estetika, tetapi juga untuk meningkatkan kestabilan pada kecepatan tinggi.
Bagian depan didominasi oleh air intake besar untuk pendinginan mesin dan rem. Kap mesin panjang dengan ventilasi udara memperkuat kesan sporty sekaligus menjaga suhu ruang mesin tetap optimal.
Sementara bagian belakang dilengkapi spoiler GT besar yang memberikan downforce signifikan, membantu mobil menempel di jalan saat melaju di kecepatan tinggi.
Bodi mobil dibangun dari kombinasi aluminium dan serat karbon, membuat Supra GT 2010 lebih ringan sekitar 100 kg dibanding generasi sebelumnya. Dengan bobot yang seimbang dan desain yang agresif, mobil ini tampak seperti siap melesat di lintasan Nürburgring kapan pun.
Keunggulan utama Toyota Supra GT 2010 terletak pada sektor mesinnya.
Mobil ini ditenagai oleh mesin 3.0 liter inline-6 twin-turbocharged DOHC, hasil pengembangan dari mesin legendaris 2JZ-GTE, namun dengan pembaruan signifikan di sisi sistem bahan bakar dan pendinginan.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 380 horsepower pada 6.000 rpm dan torsi maksimum mencapai 480 Nm pada 4.000 rpm.
Dikombinasikan dengan transmisi manual 6-percepatan atau otomatis 6-speed sequential, Supra GT 2010 mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 4,2 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 280 km/jam (dibatasi secara elektronik).
Sistem Variable Valve Timing (VVT-i) dan intercooler ganda memastikan efisiensi tenaga yang optimal tanpa mengorbankan konsumsi bahan bakar. Suara mesin yang khas — perpaduan antara raungan turbo dan dentuman exhaust GT — menjadikan pengalaman berkendara sangat adiktif.
Toyota Supra GT 2010 bukan hanya cepat dalam garis lurus, tetapi juga luar biasa saat menaklukkan tikungan tajam.
Mobil ini menggunakan sistem double wishbone suspension di depan dan multi-link di belakang yang telah disempurnakan oleh tim Gazoo Racing. Sistem ini memberikan keseimbangan ideal antara kenyamanan dan kestabilan.
Fitur Active Traction Control (TRC), Vehicle Stability Control (VSC), serta Limited Slip Differential (LSD) memastikan daya cengkram optimal di berbagai kondisi jalan.
Bagi pecinta balap, fitur Track Mode bisa diaktifkan untuk mengoptimalkan respons throttle, transmisi, dan kontrol traksi, menjadikan Supra GT 2010 terasa seperti mobil sirkuit sungguhan.

Masuk ke dalam kabin, Supra GT 2010 langsung menampilkan karakter driver-oriented cockpit.
Kursi bucket berbahan kulit Alcantara memberikan dukungan sempurna saat bermanuver agresif. Setir sport berbentuk D dengan paddle shift, indikator digital, serta G-force meter menambah kesan balap yang kuat.
Panel tengah dirancang minimalis namun fungsional, lengkap dengan layar infotainment berukuran 7 inci, konektivitas Bluetooth, serta sistem audio premium JBL.
Meskipun berfokus pada performa, Toyota tetap memperhatikan kenyamanan pengemudi dan penumpang, menjadikan Supra GT 2010 tetap nyaman digunakan untuk harian.
Toyota membekali Supra GT 2010 dengan berbagai teknologi modern untuk mendukung performanya di lintasan maupun jalan umum.
Beberapa fitur andalan yang tersemat antara lain:
Launch Control System, untuk akselerasi sempurna dari posisi diam.
Adaptive Suspension, yang menyesuaikan kekerasan peredam sesuai kondisi jalan.
Brake Assist dan ABS Racing Mode, memberikan pengereman optimal di berbagai kecepatan.
Aerodynamic Cooling System, menjaga suhu mesin dan rem tetap stabil saat performa maksimum.
Selain itu, Toyota juga menanamkan Drive Select Mode — memungkinkan pengemudi memilih antara mode Comfort, Sport, dan Track sesuai kebutuhan.
Huruf GT (Gran Turismo) pada Supra GT 2010 bukan sekadar label tambahan. Mobil ini dirancang untuk menghadirkan kenyamanan jarak jauh dan performa tinggi secara bersamaan.
Toyota ingin Supra GT tidak hanya mendominasi sirkuit, tetapi juga tetap nyaman dipakai dalam perjalanan antar kota.
Konsep inilah yang membedakan Supra GT dari mobil sport biasa: ia adalah mobil performa tinggi yang tetap bisa digunakan sehari-hari, tanpa kehilangan jiwa balap sejatinya.
Toyota Supra GT 2010 menjadi penghubung antara masa lalu dan masa depan. Model ini membuka jalan bagi hadirnya Toyota GR Supra (A90) hampir satu dekade kemudian.
Banyak elemen desain dan teknologi dari Supra GT 2010 — seperti sasis ringan, sistem turbo ganda, dan aerodinamika aktif — menjadi dasar pengembangan Supra modern.
Bagi para penggemar otomotif, Supra GT 2010 dianggap sebagai “Supra yang hilang” — model yang menyatukan kekuatan 2JZ klasik dengan visi masa depan Gazoo Racing.
Toyota Supra GT 2010 adalah bukti nyata bahwa Toyota tidak pernah melupakan warisan performa dan inovasi.
Dengan desain agresif, mesin twin-turbo bertenaga, serta pengendalian luar biasa, mobil ini menghadirkan pengalaman berkendara yang menggugah adrenalin namun tetap elegan.
Mobil ini bukan hanya kendaraan, melainkan ikon performa Jepang yang mewakili semangat “Never Stop Racing” dari Toyota.
Bagi pecinta mobil sport sejati, Supra GT 2010 tetap menjadi legenda yang sulit tergantikan — perpaduan sempurna antara gaya, kecepatan, dan teknologi.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Pikaslot
Nama Toyota Supra selalu memiliki tempat istimewa di hati para pecinta mobil sport. Dari generasi awal hingga era modern, Supra dikenal sebagai simbol performa, desain ikonik, dan semangat balap khas Jepang. Meskipun label Gazoo Racing (GR) baru resmi digunakan beberapa tahun setelah 2010, konsep dan teknologi yang mendasari Toyota Supra GR 2010 telah mulai terbentuk sejak dekade itu — menghadirkan kombinasi sempurna antara inovasi dan warisan performa tinggi.
Pada tahun 2010, Toyota tengah berada dalam fase transisi besar. Setelah produksi Supra MK4 dihentikan pada 2002, dunia otomotif menantikan kelanjutan dari mobil sport legendaris tersebut. Di balik layar, tim Gazoo Racing — divisi performa Toyota — mulai mengembangkan teknologi dan konsep yang nantinya menjadi dasar dari Supra GR modern.
Toyota Supra GR 2010 adalah interpretasi awal dari visi ini: mobil sport dengan DNA balap dan kenyamanan berkendara tinggi, sekaligus simbol kembalinya semangat “fun to drive” Toyota.
Toyota Supra GR 2010 tampil dengan desain yang memadukan gaya aerodinamis agresif dan elemen sport elegan. Garis bodi tegas, kap mesin panjang, dan bagian belakang yang membulat menegaskan karakter khas Supra yang tetap dipertahankan.
Di bagian depan, grille besar dengan saluran udara aktif membantu pendinginan mesin twin-turbo, sementara lampu HID projector yang ramping memperkuat kesan futuristik.
Bodi mobil terbuat dari aluminium ringan dan serat karbon di beberapa bagian seperti kap mesin dan diffuser belakang. Material ini tidak hanya menambah kesan eksklusif, tetapi juga meningkatkan rasio power-to-weight untuk performa optimal.
Jantung pacu Supra GR 2010 menjadi faktor utama yang membuatnya spesial. Mobil ini ditenagai oleh mesin 3.0 liter inline-6 twin-turbocharged, turunan dari mesin legendaris 2JZ yang telah diperbarui dengan teknologi Gazoo Racing.
Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 350–380 horsepower dengan torsi hingga 480 Nm, disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 6-percepatan dengan mode manual sport.
Mode berkendara “GR Mode” memungkinkan pengemudi menyesuaikan respons throttle, transmisi, dan suspensi sesuai kebutuhan — dari mode Comfort yang lembut hingga Track Mode yang agresif. Hasilnya, Supra GR 2010 dapat melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam 4,3 detik, menjadikannya salah satu mobil paling cepat di kelasnya pada masa itu.
![Toyota Supra MK5/A90 [HGK Supra-Jet bodykit] – Page 4 – HGK Shop](https://www.hgkshop.com/cdn/shop/collections/J29_3024x.jpg?v=1611245886)
Toyota Supra GR 2010 dibekali sistem double wishbone suspension di depan dan multi-link di belakang. Setting suspensi yang dikembangkan langsung oleh tim Gazoo Racing memberikan stabilitas tinggi pada kecepatan ekstrem tanpa mengorbankan kenyamanan.
Fitur Electronic Stability Control (ESC), Traction Control, dan Active Rear Differential bekerja bersama untuk menjaga keseimbangan mobil saat menikung tajam atau berakselerasi di lintasan lurus.
Setir dengan rasio variabel membuat mobil ini terasa lincah saat bermanuver, sekaligus stabil pada kecepatan tinggi. Supra GR 2010 bukan hanya cepat di trek lurus, tetapi juga luar biasa gesit di tikungan.
Begitu memasuki kabin, aura sporty langsung terasa. Desain interior Supra GR 2010 dibuat fokus pada pengemudi, dengan posisi duduk rendah dan kontrol yang mudah dijangkau.
Kursi bucket berlapis kulit Alcantara memberikan kenyamanan sekaligus dukungan optimal saat menikung cepat. Panel instrumen digital menampilkan informasi performa seperti tekanan turbo, suhu oli, dan G-force meter — elemen yang mempertegas karakter balapnya.
Sistem infotainment juga tidak ketinggalan modern, dilengkapi layar sentuh dengan konektivitas Bluetooth, sistem audio JBL, serta fitur navigasi. Toyota berhasil menciptakan keseimbangan antara teknologi, kenyamanan, dan adrenalin di dalam satu kabin.
Gazoo Racing bukan sekadar label, melainkan filosofi performa Toyota. Divisi ini berawal dari proyek balap Toyota di ajang 24 Hours of Nürburgring, di mana setiap inovasi diuji langsung di sirkuit sebelum diterapkan pada mobil produksi.
Pada Supra GR 2010, teknologi ini hadir melalui penggunaan chassis yang lebih kaku, pendinginan mesin adaptif, dan aerodinamika aktif. Setiap detail diuji untuk memberikan performa optimal tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar maupun keandalan mesin.
Toyota Supra GR 2010 bisa dikatakan sebagai cikal bakal dari Supra GR A90 yang lahir pada 2019. Banyak elemen desain dan teknologi yang diwariskan — mulai dari keseimbangan bobot 50:50, layout mesin depan-penggerak belakang, hingga filosofi “driver-focused experience.”
Meski Supra GR 2010 tidak diproduksi massal secara luas, model ini menjadi tonggak penting dalam kebangkitan Supra di era modern. Ia membuktikan bahwa Toyota tetap berkomitmen menghadirkan mobil sport sejati di tengah tren mobil listrik dan SUV.
Toyota Supra GR 2010 adalah representasi sempurna dari transisi antara masa lalu dan masa depan dunia otomotif. Ia menggabungkan DNA legendaris Supra MK4 dengan teknologi modern Gazoo Racing, menciptakan mobil sport yang tidak hanya cepat tetapi juga elegan dan cerdas.
Dengan desain yang memikat, performa mesin twin-turbo yang bertenaga, serta pengendalian presisi khas mobil balap, Supra GR 2010 tetap menjadi ikon yang relevan hingga kini.
Lebih dari sekadar mobil, Supra GR 2010 adalah manifestasi dari semangat balap Toyota — kecepatan, inovasi, dan warisan yang tak lekang oleh waktu.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Canduan188
Toyota Supra telah lama menjadi ikon dalam dunia otomotif, terutama di kalangan penggemar mobil sport dan modifikasi. Salah satu model yang paling memikat perhatian adalah Toyota Supra 2010 Twin Turbo, mobil yang menawarkan kombinasi sempurna antara performa, gaya, dan teknologi. Meski tahun produksinya sudah lebih dari satu dekade lalu, Supra Twin Turbo 2010 masih menjadi simbol kecepatan dan keandalan yang sulit ditandingi di kelasnya.
Toyota Supra 2010 mengusung desain yang berfokus pada aerodinamika tinggi dengan tampilan yang tajam dan berotot. Setiap lekukan bodinya dirancang untuk meningkatkan aliran udara dan stabilitas pada kecepatan tinggi. Lampu depan dengan desain menyipit dan kap mesin panjang memberikan kesan garang yang khas mobil sport Jepang.
Spoiler belakang dan ventilasi udara di bagian samping bukan hanya elemen estetika, tetapi juga berfungsi meningkatkan downforce, membantu mobil tetap stabil di jalan raya maupun lintasan balap. Toyota benar-benar berhasil memadukan unsur estetika dan fungsi dalam desain Supra Twin Turbo ini.
Daya tarik utama dari Toyota Supra 2010 Twin Turbo tentu ada pada jantung pacunya. Mobil ini dibekali dengan mesin 3.0 liter inline-6 twin-turbocharged, yang merupakan warisan dari seri legendaris 2JZ-GTE. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 320 hingga 350 horsepower, tergantung pada tuning dan konfigurasi pasar.
Kombinasi dua turbocharger memberikan respons luar biasa pada putaran mesin rendah hingga tinggi. Turbo pertama bekerja pada RPM rendah untuk memberikan akselerasi cepat tanpa lag, sementara turbo kedua aktif pada putaran tinggi untuk menjaga tenaga tetap stabil hingga kecepatan maksimum. Hasilnya, mobil ini mampu melesat dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 4,5 detik, sebuah angka yang masih mengesankan bahkan untuk standar mobil sport modern.
Supra 2010 Twin Turbo bukan hanya tentang kecepatan lurus. Mobil ini juga dirancang untuk memberikan pengendalian presisi di tikungan. Dengan sistem suspensi independen double-wishbone di bagian depan dan belakang, Supra memberikan kenyamanan sekaligus kestabilan luar biasa di berbagai kondisi jalan.
Bobot mobil yang seimbang antara depan dan belakang membuat Supra terasa responsif dan ringan dikendalikan. Sistem rem cakram ventilasi besar juga memberikan keyakinan penuh ketika harus melakukan pengereman mendadak dari kecepatan tinggi.

Masuk ke dalam kabin, Supra 2010 menampilkan desain interior yang berorientasi pada pengemudi. Dashboard dan konsol tengah sedikit mengarah ke kursi pengemudi, memberikan nuansa mobil balap yang fokus pada kontrol penuh.
Material kulit premium, kombinasi dengan aksen metalik dan sistem audio JBL berkualitas tinggi, menghadirkan kenyamanan yang tak kalah dari mobil-mobil mewah.
Selain itu, meski Supra 2010 masih mempertahankan nuansa analog, teknologi yang dibenamkan cukup modern untuk masanya. Fitur seperti traction control, limited-slip differential, serta mode sport menambah kemampuan mobil untuk menyesuaikan performa sesuai gaya mengemudi.
Salah satu hal yang membuat Toyota Supra 2010 Twin Turbo sangat dicintai adalah potensi modifikasinya yang luar biasa. Mesin 2JZ dikenal sangat tangguh dan mudah ditingkatkan performanya. Banyak penggemar Supra yang memodifikasi mobil ini hingga mencapai 1.000 horsepower atau lebih, menjadikannya monster jalanan sejati.
Komunitas Supra di seluruh dunia juga sangat aktif. Forum online, pertemuan mobil, dan ajang drag race menjadi tempat bagi para pemilik Supra untuk saling berbagi pengalaman dan modifikasi. Dengan dukungan aftermarket yang luas, Supra 2010 menjadi kanvas sempurna bagi penggemar otomotif untuk mengekspresikan kreativitas mereka.
Toyota Supra Twin Turbo 2010 bukan hanya sekadar mobil cepat — ia adalah simbol dari inovasi, ketahanan, dan semangat otomotif Jepang. Meski generasi kelima (MK5) Supra kini sudah hadir dengan teknologi modern hasil kolaborasi bersama BMW, banyak penggemar yang tetap menilai bahwa jiwa sejati Supra tetap ada pada varian twin turbo klasik seperti ini.
Toyota Supra 2010 Twin Turbo adalah kombinasi sempurna antara gaya, tenaga, dan ketangguhan. Dengan desain yang ikonik, mesin legendaris twin-turbo 2JZ, serta handling yang presisi, mobil ini masih menjadi incaran kolektor dan pecinta kecepatan di seluruh dunia.
Meskipun usianya sudah lebih dari satu dekade, Supra 2010 tetap relevan, baik di lintasan balap maupun di jalanan kota — membuktikan bahwa legenda sejati tidak pernah pudar.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Canduan188
Dalam dunia otomotif, hanya sedikit mobil yang mampu meninggalkan jejak sedalam Toyota Supra. Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1978, Supra telah menjadi ikon performa tinggi dan teknologi Jepang yang diakui di seluruh dunia. Meskipun Toyota sempat menghentikan produksi Supra pada akhir 1990-an, semangatnya tetap hidup hingga generasi baru muncul kembali. Tahun 2010 menjadi masa di mana eksistensi Supra masih kuat dalam dunia modifikasi dan motorsport, bahkan ketika belum ada generasi baru yang resmi dirilis.
Artikel ini akan mengulas bagaimana Toyota Supra 2010 tetap menjadi simbol kecepatan, performa, dan gaya yang tidak lekang oleh waktu, terutama bagi para penggemar mobil sport sejati.
Pada tahun 2010, Toyota sebenarnya belum merilis generasi baru Supra secara resmi. Namun, pasar otomotif dunia masih sangat terobsesi dengan Toyota Supra Mk4 (A80) yang diproduksi antara tahun 1993 hingga 2002. Mobil tersebut tetap menjadi bintang di berbagai ajang balap, film seperti Fast and Furious, serta komunitas modifikasi di seluruh dunia.
Dengan ketenarannya yang luar biasa, banyak penggemar menyebut modifikasi Supra Mk4 di tahun 2010 sebagai “Supra 2010”, mengacu pada unit klasik yang diperbarui dengan teknologi dan gaya modern. Hal ini menjadikan Supra tetap relevan di tengah era otomotif yang mulai beralih ke kendaraan berteknologi tinggi.
Salah satu alasan mengapa Supra tetap dicintai adalah desain aerodinamisnya yang abadi. Supra generasi keempat (A80) memiliki bentuk bodi yang halus, kap panjang, dan lekukan yang menggambarkan kekuatan sekaligus keanggunan.
Pada versi modifikasi tahun 2010, banyak pemilik Supra melakukan peningkatan tampilan seperti:
Penggunaan body kit custom dari Veilside, TRD, atau Top Secret untuk menambah kesan agresif.
Pemasangan lampu LED modern, velg besar berukuran 18-20 inci, serta sistem aerodinamis yang lebih baik.
Interior diperbarui dengan material kulit, layar digital, hingga sistem audio modern agar sesuai dengan tren otomotif masa itu.
Meskipun berusia lebih dari satu dekade, tampilan Supra tetap mampu bersaing dengan mobil sport modern.
Tidak bisa berbicara tentang Toyota Supra tanpa menyebut mesin legendarisnya: 2JZ-GTE, mesin 6 silinder segaris berkapasitas 3.0 liter dengan twin-turbocharger.
Mesin ini dikenal sangat tangguh dan mudah dimodifikasi. Dalam kondisi standar, Supra mampu menghasilkan tenaga sekitar 276 hp (sesuai regulasi Jepang), namun pada kenyataannya bisa mencapai lebih dari 320 hp di pasar internasional.
Di tahun 2010, banyak tuner dan pecinta mobil sport yang meningkatkan tenaga Supra hingga 700–1000 hp, menggunakan sistem turbo besar, intercooler racing, dan ECU aftermarket. Hal ini menjadikan Supra sebagai mobil yang sangat disegani di dunia drag race dan drifting.
Keunggulan mesin 2JZ bukan hanya karena performanya, tetapi juga karena daya tahannya. Banyak Supra yang tetap berjalan mulus bahkan setelah lebih dari 20 tahun digunakan.
Walau Supra lahir di era 1990-an, teknologi yang dimilikinya sangat maju untuk zamannya. Di tahun 2010, para penggemar melakukan pembaruan sistem dengan memanfaatkan teknologi modern, seperti:
Sistem ECU digital (Engine Control Unit) yang lebih presisi untuk pengaturan tenaga.
Suspensi coilover modern untuk meningkatkan stabilitas di kecepatan tinggi.
Rem Brembo dan sistem ABS modern untuk pengereman lebih responsif.
Supra modifikasi 2010 juga dikenal memiliki handling luar biasa berkat sistem sasis yang seimbang dan distribusi bobot mendekati 50:50. Dengan penggerak roda belakang (RWD), mobil ini memberikan sensasi berkendara yang benar-benar sporty dan menantang.
Meskipun Supra dikenal sebagai mobil performa, kenyamanannya tidak diabaikan. Interiornya dirancang menghadap ke pengemudi, menciptakan pengalaman seperti di dalam kokpit pesawat.
Dalam versi modifikasi 2010, banyak unit Supra yang sudah menggunakan:
Setir racing Nardi atau MOMO,
Kursi bucket Recaro,
Layar digital dan sistem infotainment modern,
Serta material kulit atau Alcantara yang menambah kesan premium.
Gabungan antara performa dan kenyamanan ini menjadikan Supra 2010 bukan hanya mobil balap, tetapi juga kendaraan harian yang stylish dan menyenangkan.
Toyota Supra telah menjadi bagian penting dalam budaya otomotif dunia. Tahun 2010 menandai era di mana Supra semakin populer di kalangan anak muda, terutama berkat film The Fast and the Furious yang menampilkan Supra oranye ikonik milik mendiang Paul Walker.
Selain itu, game seperti Gran Turismo, Need for Speed, dan Forza Horizon juga terus menampilkan Supra sebagai mobil favorit. Popularitas ini membuat harga Supra bekas melonjak tinggi, bahkan hingga sekarang tetap menjadi incaran kolektor.
Bagi penggemar kecepatan dan modifikasi, Supra adalah kanvas sempurna untuk kreativitas. Tahun 2010 menjadi masa keemasan modifikasi Supra di seluruh dunia. Banyak bengkel dan tuner besar seperti HKS, Greddy, dan Blitz menghadirkan paket performa untuk Supra.
Modifikasi umum yang dilakukan meliputi:
Peningkatan turbocharger, intercooler, dan exhaust.
ECU remapping untuk tenaga ekstra.
Pergantian transmisi ke versi 6-speed manual Getrag V160 yang terkenal kuat.
Pemasangan aerokit dan sayap belakang besar untuk performa lintasan.
Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa Supra adalah “mobil tuner terbaik sepanjang masa”, karena fleksibilitasnya untuk diubah sesuai gaya dan kebutuhan pengguna.
Meskipun Toyota baru menghidupkan kembali Supra melalui GR Supra (A90) pada 2019, penggemar sejati masih menilai Supra klasik sebagai simbol keaslian performa Jepang. Supra 2010, meski bukan generasi baru resmi, tetap menjadi penanda betapa besarnya cinta komunitas otomotif terhadap model ini.
Keberadaan Supra yang tetap populer hingga kini membuktikan bahwa mobil sport sejati tidak pernah mati — hanya berevolusi mengikuti waktu.
Toyota Supra 2010 bukan sekadar mobil sport, melainkan ikon yang menyatukan teknologi, desain, dan semangat kebebasan berkendara. Dengan mesin 2JZ-GTE yang legendaris, desain yang timeless, dan performa luar biasa, Supra terus menjadi simbol kecepatan dan gaya hidup otomotif sejati.
Walaupun tidak dirilis secara resmi pada tahun 2010, kehadiran Supra di dunia modifikasi, balap, dan budaya pop membuktikan bahwa legenda sejati tidak akan pernah pudar. Supra tetap menjadi impian bagi banyak pecinta otomotif di seluruh dunia — sebuah mahakarya yang lahir dari kecintaan terhadap kecepatan dan inovasi.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Elloslot
Sejak generasi keempatnya, Toyota Supra MK4, berhenti diproduksi pada awal 2000-an, dunia otomotif kehilangan salah satu ikon sportscar terbaik dari Jepang. Mesin 2JZ-GTE yang legendaris dan desain agresifnya membuat Supra menjadi simbol kecepatan dan performa sejati. Namun, di balik layar, Toyota tidak benar-benar berhenti bermimpi. Tahun 2009 menjadi titik awal kelahiran kembali sang legenda — fondasi bagi apa yang kelak dikenal sebagai Toyota Supra MK5.
Ketika Supra MK4 berhenti diproduksi pada tahun 2002, Toyota tidak langsung memiliki penerusnya. Di sisi lain, pasar sportscar mulai bergeser, dengan munculnya mobil-mobil baru seperti Nissan 370Z dan Mitsubishi Lancer Evolution. Toyota pada masa itu lebih fokus pada kendaraan efisien dan hybrid seperti Prius.
Namun, di kalangan penggemar, nama Supra terus hidup. Desakan dari komunitas dan meningkatnya minat terhadap sportscar klasik membuat Toyota mulai mempertimbangkan untuk membangkitkan kembali nama Supra. Tahun 2009 menjadi masa awal perencanaan dan riset untuk proyek Supra generasi kelima, yang nantinya dikenal dengan sebutan MK5 (A90).
Pada tahun 2007, Toyota memperkenalkan konsep FT-HS (Future Toyota Hybrid Sports) — sebuah mobil sport dengan desain futuristik dan sistem hybrid performa tinggi. Meskipun belum disebut “Supra”, banyak yang menganggap FT-HS sebagai langkah awal menuju lahirnya Supra baru.
Konsep FT-HS menampilkan desain aerodinamis, atap rendah, kap mesin panjang, dan proporsi sportscar klasik yang kemudian menjadi ciri khas Supra MK5. Mesin yang digunakan adalah V6 hybrid yang menekankan efisiensi tanpa mengorbankan tenaga.
Pada 2009, Toyota terus menyempurnakan ide ini di balik layar, memadukan filosofi ramah lingkungan dengan performa tinggi. Dari sinilah lahir arah desain dan teknologi yang kelak digunakan pada Supra MK5.
Meskipun pada 2009 belum ada bentuk fisik Supra MK5, Toyota sudah mulai menjalin kerja sama dengan BMW untuk mengembangkan platform sportscar baru. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan mobil sport yang efisien dari segi biaya namun tetap berperforma tinggi.
Hasil kerja sama tersebut melahirkan dua mobil berbeda:
Toyota Supra MK5 (A90)
BMW Z4 (G29)
Kolaborasi ini memungkinkan Supra menggunakan mesin inline-six turbo 3.0 liter buatan BMW — sebuah keputusan yang kontroversial di kalangan penggemar, tetapi terbukti efektif.
Mesin ini dikenal dengan kode B58, menghasilkan tenaga hingga 335–382 hp, tergantung varian. Kombinasi ini menawarkan performa luar biasa sekaligus efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik dibandingkan generasi lama.
Pada masa 2009, Toyota juga tengah mengembangkan divisi Gazoo Racing (GR), yang fokus pada dunia motorsport dan kendaraan performa tinggi. Divisi inilah yang kemudian bertanggung jawab penuh atas pengembangan Supra MK5.
GR Supra dikembangkan dengan filosofi “Fun to Drive”, yang menekankan pengalaman berkendara murni — bukan hanya angka kecepatan. Mobil ini diuji langsung di sirkuit Nürburgring, Jerman, untuk memastikan stabilitas dan presisi handling di berbagai kondisi.
Dengan sasis ringan, pusat gravitasi rendah, dan distribusi bobot hampir sempurna 50:50, Supra MK5 berhasil mengembalikan semangat Supra sejati dalam versi modern.
Inspirasi desain Supra MK5 jelas terlihat dari konsep FT-1 yang dipamerkan pada tahun 2014, namun akar utamanya bisa ditelusuri hingga FT-HS 2009.
Bodi Toyota Supra MK5 menampilkan:
Kap mesin panjang khas grand tourer,
Lampu depan LED sipit,
Fenders besar dengan lekukan agresif,
Atap double-bubble yang terinspirasi dari mobil balap klasik.
Desain ini memadukan estetika futuristik dengan DNA sportscar Jepang yang kuat. Meskipun banyak elemen Eropa dari BMW, Supra tetap mempertahankan identitas khas Toyota melalui bentuk aerodinamis dan siluet yang menggoda.

Interior Supra MK5 menonjolkan filosofi driver-focused cockpit. Semua tombol dan kontrol diarahkan ke pengemudi untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih intuitif.
Beberapa fitur unggulan antara lain:
Layar infotainment 8,8 inci dengan sistem iDrive BMW,
Head-up display (HUD),
Jok bucket sport dengan kulit premium,
Sistem suara JBL 12-speaker,
Mode berkendara Sport dan Normal.
Walaupun menggunakan teknologi BMW, Toyota melakukan penyetelan ulang agar nuansa berkendaranya tetap seperti sportscar khas Jepang — lebih tajam, lebih komunikatif, dan lebih emosional.
Mesin inline-six 3.0 liter turbo pada Supra MK5 menjadi simbol modernisasi dari mesin 2JZ legendaris.
Berikut spesifikasinya:
Mesin: 3.0L Turbocharged Inline-6 (B58)
Tenaga: 335–382 hp
Torsi: 495–500 Nm
Transmisi: Otomatis 8-percepatan
0–100 km/jam: ±4,1 detik
Toyota juga menghadirkan versi 2.0L turbo (4-silinder) untuk pasar tertentu, memberikan opsi yang lebih ringan dan efisien.
Meskipun tidak menggunakan mesin buatan sendiri, Toyota melakukan tuning ulang terhadap sistem ECU, suspensi, dan transmisi untuk menghadirkan karakter khas Supra — agresif namun halus dikendalikan.
Tahun 2009 menjadi masa awal kebangkitan sportscar Toyota. Dari sinilah lahir proyek-proyek performa seperti Toyota 86, Yaris GR, dan akhirnya GR Supra.
Era ini menunjukkan transformasi Toyota dari produsen mobil harian menjadi pabrikan yang kembali serius di dunia performa.
Kehadiran Supra MK5 kemudian memperkuat posisi Toyota di pasar global, menyaingi mobil-mobil seperti Nissan Z, Porsche Cayman, dan BMW M2. Banyak penggemar menyebut Supra MK5 sebagai “mobil nostalgia dengan jiwa modern.”
Ketika Supra MK5 akhirnya diluncurkan pada 2019, banyak penggemar menganggapnya “terlalu Eropa” karena kolaborasi dengan BMW. Namun, setelah diuji, banyak yang mengakui bahwa Supra MK5 tetap mempertahankan karakter menyenangkan, handling presisi, dan tenaga besar yang menjadi ciri khas Supra sejati.
Dengan bobot ringan, sasis kaku, dan performa yang konsisten, mobil ini berhasil membungkam kritik. Toyota membuktikan bahwa Supra tidak harus 100% Jepang untuk tetap menjadi legenda.
2009 Toyota Supra MK5 adalah simbol dari fase kebangkitan — masa ketika Toyota mulai merancang jalan menuju era sportscar modern. Meskipun Supra generasi kelima baru diluncurkan satu dekade kemudian, akar ide dan konsepnya sudah terbentuk pada tahun itu.
Dengan menggabungkan desain agresif, performa tinggi, dan teknologi hasil kolaborasi, Supra MK5 berhasil meneruskan warisan besar yang ditinggalkan MK4.
Mobil ini bukan hanya penerus, tetapi penjelmaan baru dari semangat Supra — kuat, presisi, dan penuh emosi.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Fantastic4d
Nama Toyota Supra selalu memiliki tempat istimewa di hati para pecinta mobil sport. Sejak generasi keempatnya (A80) berhenti diproduksi pada awal 2000-an, banyak penggemar menantikan kelahiran kembali sang legenda. Namun, di balik layar industri otomotif, ada banyak proyek dan konsep yang tak pernah benar-benar terealisasi di jalan raya — salah satunya adalah 2009 Toyota Supra V8, mobil yang sempat menjadi bahan rumor hangat di kalangan penggemar.
Meski Toyota tidak pernah merilis Supra bermesin V8 secara resmi pada tahun itu, konsep dan wacananya sempat muncul dalam berbagai diskusi teknis dan media otomotif Jepang. Mari kita bahas lebih dalam mengenai apa yang membuat Supra V8 2009 menjadi topik menarik yang penuh misteri dan potensi.
Setelah Toyota menghentikan produksi Supra MK4 pada 2002, pasar kehilangan sportscar andalan Toyota. Mesin 2JZ-GTE enam silinder segaris yang melegenda, dengan potensi tuning luar biasa, meninggalkan standar tinggi bagi generasi berikutnya.
Namun pada pertengahan 2000-an, Toyota tengah berfokus pada efisiensi bahan bakar dan pengembangan teknologi hybrid. Akibatnya, proyek penerus Supra sempat tertunda. Meski demikian, rumor mengenai versi baru Supra — termasuk opsi bermesin V8 — mulai bermunculan sekitar tahun 2008–2009.
Pada tahun 2009, Toyota mulai mengeksplorasi beberapa kemungkinan untuk menghidupkan kembali Supra. Salah satu eksperimen internal yang dikabarkan adalah prototipe Supra bermesin V8, yang menggunakan basis mesin dari Lexus — merek premium di bawah Toyota.
Mesin yang diduga digunakan adalah 5.0L V8 2UR-GSE, mesin yang juga digunakan pada Lexus IS F, RC F, dan GS F. Mesin ini dikenal bertenaga besar dengan teknologi VVT-iE (Variable Valve Timing – intelligent by Electric motor), serta mampu menghasilkan tenaga hingga 416 hp pada 6.600 rpm dan torsi 503 Nm pada 5.200 rpm.
Jika benar dipasang pada Supra versi prototipe, tenaga sebesar itu akan menjadikannya sportscar paling buas yang pernah dikembangkan Toyota pada era tersebut.
Secara desain, Toyota Supra 2009 V8 disebut-sebut menggabungkan elemen klasik MK4 dengan pendekatan futuristik seperti pada konsep FT-HS (Future Toyota Hybrid Sports) yang dipamerkan pada 2007.
FT-HS memiliki proporsi coupe yang ramping, atap rendah, serta desain aerodinamis yang agresif — ciri khas sportscar sejati. Toyota mengadopsi filosofi tersebut sebagai acuan untuk proyek Supra baru. Dengan tambahan mesin V8 di bawah kap panjangnya, mobil ini diharapkan memiliki tampilan yang lebih “berotot” dan bertenaga.
Jika benar direalisasikan, Toyota Supra V8 2009 akan menjadi monster performa. Mesin 5.0L V8 2UR-GSE memiliki konfigurasi naturally aspirated, bukan turbocharged seperti pendahulunya, namun tetap menghasilkan tenaga yang luar biasa linear.
Berikut adalah estimasi spesifikasi performa berdasarkan mesin Lexus IS F:
Tenaga maksimum: ±416 hp
Torsi puncak: ±503 Nm
Transmisi: Otomatis 8-percepatan Sport Direct Shift
0–100 km/jam: Sekitar 4,5 detik
Kecepatan maksimum: Lebih dari 270 km/jam
Dengan karakter V8 yang kuat di putaran bawah dan suara knalpot khas, Supra V8 ini diyakini akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih emosional dan “brutal” dibandingkan mesin 2JZ-GTE turbo.

Toyota dikenal dengan keseimbangan antara performa dan kestabilan. Proyek Supra V8 kabarnya juga dirancang dengan fokus pada distribusi bobot ideal 50:50 serta sasis yang lebih kaku dari MK4.
Sasis kemungkinan dikembangkan dari platform Toyota Crown atau Lexus IS F, dengan sistem suspensi independen di keempat roda, serta penggunaan material ringan seperti aluminium di bagian kap dan panel pintu.
Selain itu, mobil ini dikabarkan dilengkapi dengan teknologi seperti:
Active Stability Control (ASC)
Limited Slip Differential (LSD)
Variable Gear Ratio Steering (VGRS)
Dynamic Traction Management System
Kombinasi teknologi tersebut akan menjadikan Supra V8 2009 tidak hanya cepat, tetapi juga presisi di tikungan — seperti filosofi Supra sejati.
Meskipun proyek Supra V8 sempat menjadi perbincangan hangat, Toyota akhirnya tidak melanjutkannya ke tahap produksi. Ada beberapa alasan utama di balik keputusan ini:
Krisis ekonomi global (2008–2009) membuat pasar sportscar menurun drastis.
Tekanan regulasi emisi dan efisiensi bahan bakar membuat mesin V8 dianggap terlalu boros.
Toyota mulai mengarahkan fokus ke teknologi hybrid performa tinggi, seperti pada konsep FT-HS yang menggunakan sistem V6 Hybrid.
Biaya produksi tinggi untuk mobil dengan pasar terbatas membuat proyek ini kurang menguntungkan.
Akhirnya, proyek Supra V8 dibekukan, dan Toyota memutuskan untuk mengembangkan Supra modern bersama BMW — yang pada akhirnya melahirkan Toyota GR Supra (A90) pada 2019.
Walau Supra V8 tidak pernah terwujud, ide dan teknologi yang dikembangkan pada masa 2009 memberikan pengaruh besar terhadap GR Supra generasi kelima.
Beberapa aspek penting yang diwariskan antara lain:
Fokus pada distribusi bobot seimbang.
Penggunaan mesin enam silinder inline dengan tenaga tinggi.
Integrasi sistem kontrol traksi dan suspensi adaptif.
Filosofi “fun to drive” khas sportscar Toyota.
Dengan kata lain, Supra V8 menjadi jembatan ide antara era klasik 2JZ dan era modern Gazoo Racing.
Kini, 2009 Toyota Supra V8 menjadi legenda urban di kalangan penggemar mobil Jepang. Banyak modifikator mencoba membangun versi “bayangan” mobil ini, memasang mesin V8 Lexus pada bodi Supra MK4 untuk menghidupkan impian yang tak pernah terealisasi.
Beberapa unit Supra hasil engine swap tersebut bahkan menghasilkan tenaga lebih dari 500 hp, menjadi bukti bahwa konsep Supra V8 memang layak hidup di dunia nyata.
Bagi sebagian orang, Supra V8 adalah simbol dari “bagaimana seharusnya Toyota melanjutkan warisan Supra” — bertenaga besar, bergaya agresif, dan berjiwa balap.
2009 Toyota Supra V8 mungkin tidak pernah meluncur ke jalan raya, namun keberadaannya dalam sejarah pengembangan Toyota sangat berarti. Mobil ini menggambarkan ambisi Toyota untuk menghadirkan sportscar bertenaga besar, memadukan kehalusan mesin V8 dengan karakter agresif Supra.
Meski akhirnya Toyota memilih jalur kolaborasi dan menggunakan mesin inline-six turbo di GR Supra modern, semangat Supra V8 tetap hidup dalam hati para penggemar.
Bagi dunia otomotif, Supra V8 2009 bukan sekadar mobil yang gagal dirilis — melainkan simbol dari kreativitas, eksperimen, dan hasrat tanpa batas dalam mengejar kesempurnaan performa.
Jika ingin mengetahui lebih detail silahkan kunjungi Website Kami : Toto855